Karyawan Samsung Ketahuan Curi 8.474 Smartphone dari Pabrik

Kompas.com - 08/06/2017, 15:15 WIB
Samsung Galaxy S8 Plus (ki) dan Galaxy S8 (ka), Rabu (29/3/2017) di acara peluncuran bertajuk Unbox Your Phone, di Lincoln Center, New York, AS. Oik Yusuf/kompas.comSamsung Galaxy S8 Plus (ki) dan Galaxy S8 (ka), Rabu (29/3/2017) di acara peluncuran bertajuk Unbox Your Phone, di Lincoln Center, New York, AS.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Seorang karyawan Samsung ditangkap oleh pihak berwajib setelah ketahuan mencuri 8.474 unit ponsel pintar (smartphone) dan menjualnya ke berbagai dealer ponsel bekas.

Karyawan bernama belakang Lee itu diketahui mencuri berbagai smartphone yang dibuat di pusat produksi Samsung di Suwon, Korea Selatan. Aksi tersebut baru ketahuan setelah berlangsung selama hampir dua tahun.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Android Authority, Kamis (8/6/2017), Samsung berhasil mengetahui pencurian itu karena menemukan salah satu smartphone yang belum mereka rilis, ternyata sudah dijual di Vietnam.

Aksi Lee bisa bertahan begitu lama tanpa diketahui karena selama ini dia diizinkan untuk tidak melalui protokol pemindaian tubuh sebelum meninggalkan kantornya.

Lee diperbolehkan untuk tidak melalui pemindaian karena merupakan penyandang disabilitas dan menggunakan kursi roda.

Dari penjualan smartphone Samsung curian itu, Lee diperkirakan berhasil mengantongi uang sekitar 800 juta won atau sekitar Rp 9,4 miliar.

Polisi mengatakan bahwa dia memakai sebagian uang itu untuk membayar utang judi yang totalnya mencapai 900 juta won atau sekitar Rp 10,6 miliar.

Baca: Samsung Galaxy S8 dan LG G6 Dibanting, Kuat Mana?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X