Line Beberkan 3 Visi Utama untuk 5 Tahun Mendatang

Kompas.com - 15/06/2017, 16:32 WIB
|
EditorDeliusno

TOKYO, KOMPAS.com - Line Corp, perusahaan layanan pesan instan asal Jepang, membeberkan tiga fokus utama perusahaan untuk lima tahun ke depan. Pemaparan visi Line tersebut dilakukan di ajang konferensi tahunan Line Conference 2017 di Tokyo, Jepang, Kamis (15/6/2017).

CEO Line, Takeshi Idezawa, memaparkan ketiga visi tersebut di hadapan media dan tamu undangan, termasuk jurnalis KompasTekno, Reska K. Nistanto.

Menurut Idezawa, konektivitas, video, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bakal menjadi inti layanan Line dalam lima tahun ke depan, menyambut era post-smartphone.

Untuk hal konektivitas (connected), kala memasuki era post-smartphone, Line menilai bahwa makin banyak informasi yang disebar lewat aplikasi, bukan lagi situs web.

"Karena banyak aplikasi yang harus di-download, maka banyak pula yang tidak dipakai," ujar Idezawa.

Oleh karena itulah, Line berupaya untuk mengintegrasikan banyak fitur dan layanan, seperti sistem pembayaran, portal berita, musik, video, dan manga, ke dalam satu aplikasi Line.

Dengan demikian diharapkan, pengguna Line tidak perlu lagi berpindah antar aplikasi untuk menikmati banyak konten.

KOMPAS.com/Reska Nistanto CEO Line Takeshi Idezawa saat memaparkan visi Line untuk 5 tahun ke depan

Dalam hal video (videolized), menurut Idezawa, komunikasi saat ini makin efektif dengan video, terutama bagi kalangan muda. Bagi perusahaan, mereka juga bisa menggaet lebih banyak konsumen bukan hanya melalui iklan tradisional di TV, melainkan juga lewat aplikasi smartphone.

Line sendiri memiliki beberapa layanan video dan foto, seperti Line TV, Line Live, aplikasi foto Snow, dan Artificial Intelligence B612.

Serba AI

Sementara dalam hal AI, Line memiliki moto AI First dalam setiap riset dan pengembangannya.

"Banyak kekhawatiran akan AI, namun Ai bisa membantu hidup lebih nyaman, meningkatkan produktivitas, serta dampak ke masyarakat akan lebih besar dibanding smartphone," ujar Idezawa.

Line sendiri saat ini memiliki layanan chatbot seputar FAQ di akun-akun korporate Line@. Fitur itu juga ditenagai dengan teknologi AI.

Selain itu, Line juga telah mengumumkan platform AI yang diberi nama Clova di ajang Mobile World Congress 2017 pada Maret lalu di Barcelona, Spanyol. Kecerdasan buatan ini bakal diintegrasikan ke dalam berbagai perangkat, seperti speaker, mobil, perangkat Smart Home, dan sebagainya.

"Line berharap kecerdasan buatan ini akan semakin harmonis saat diterapkan di kehidupan sehari-hari," demikian Idezawa menutup pidato sambutannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.