Telkomsel Luncurkan Layanan Digital untuk Petani

Kompas.com - 26/06/2017, 15:00 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Telkomsel kembali meluncurkan rangkaian program digital dengan tajuk “Memajukan Negeri” untuk mendorong perkembangan teknologi di Tanah Air. Program tersebut termasuk ke Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Perkembangan teknologi digital perlu kita manfaatkan bersama secara positif untuk mendukung perkembangan bangsa. Kemajuan teknologi tentunya membuka berbagai kesempatan baru, dan kami yakin hal tersebut dapat mendorong perubahan serta menghadirkan berbagai dampak sosial yang positif di tengah-tengah masyarakat," kata Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, melalui keterangan resminya, Senin (26/6/2017).

Rangkaian program digital yang dimaksud adalah The NextDev, IndonesiaNEXT, #internetBAIK, Telkomsel Digital Campus, dan Peduli Tani Anak Negeri (PETANI).

Masing-masing program dibuat dengan fokus berbeda. The NextDev dibuat untuk menjaring berbagai talenta muda bidang pemrograman aplikasi, IndonesiaNEXT untuk mempersiapkan keahlian profesi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global yang lebih kompetitif, dan #internetBAIK untuk menyosialisasikan tata cara pemanfaatan interent secara positif.

Kemudian Telkomsel Digital Campus dibuat dengan fokus pada upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital di universitas serta perguruan tinggi. Sementara itu, PETANI sebagai program pemberdayaan petani dengan mengenalkan teknologi Internet of Things (IoT).

Petani digital

Selain pengumumkan lima program digital baru, Telkomsel juga menandatangi perjanjian kerja sama dengan dua start up lokal, yakni Habibi Garden dan Eragano. Perusahaan mengajak kedua start up tersebut untuk mengembangkan program PETANI, yang fokus pada upaya pemberdayaan komunitas petani serta pemanfaatan teknologi digital.

Sebagai gambaran, Habibi Garden memiliki teknologi IoT yang dapat mengawasi kondisi tanaman secara real-time. Sedangkan Eragano mengembangkan solusi tani dari hulu ke hilir, mulai dari konsultasi dengan ahli pertanian hingga pendampingan menggunakan platform digital.

Sebagai langkah awal, PETANI bakal diterapkan di Lampung Selatan untuk pengembangan komoditas cabai dan Jawa Barat untuk pengembangan komoditas kentang. Solusi PETANI bakal dipakai untuk mengelola mekanisme pengairan, pemupukan, intensitas cahaya, dan membaca kondisi tanah.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan putra-putri bangsa yang memiliki cita-cita untuk memajukan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi. Lebih spesial lagi karena keduanya pun merupakan lulusan dari program The NextDev yang kami selenggarakan,” pungkas Ririek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.