Pesawat Berguncang bak Mesin Cuci, Kru AirAsia Dipuji CEO dan Penumpang

Kompas.com - 28/06/2017, 18:35 WIB
Kru pesawat AirAsia X D7-237 yang bertugas saat insiden pesawat bergetar terjadi pada Minggu (25/6/2017) lalu. Facebook Tony FernandesKru pesawat AirAsia X D7-237 yang bertugas saat insiden pesawat bergetar terjadi pada Minggu (25/6/2017) lalu.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - CEO AirAsia, Tony Fernandes memberikan pujian kepada segenap awak pesawat AirAsia X  penerbangan D7-237 yang telah berhasil mendarat dengan selamat setelah mengalami guncangan di udara.

Pujian itu disampaikan oleh Tony lewat akun Facebook pribadinya pada Selasa (27/6/2017) lalu.

"Sangat bangga dengan semua kru pimpinan Kapten Ibrahim, dan Kopilot Vincent dan Purser Ruijaruuneglai yang telah melakukan tugas heroik membawa semuanya selamat," tulis Tony sembari mengunggah foto kru yang bertugas saat itu.

Menurut Tony, kendala teknis yang dialami oleh AirAsia X bisa juga dialami oleh maskapai mana saja. Namun saat hal itu terjadi, butuh kepemimpinan yang kuat di saat krisis.

Baca: Beredar Video Pesawat AirAsia Bergoncang Hebat Seperti Mesin Cuci

Pesawat A330 AirAsia X penerbangan D7-237 sejatinya terbang rute Perth-Kuala Lumpur. Penerbangan itu mengalami guncangan di tengah perjalanan, seluruh pesawat bergetar dan Kapten pilot memutuskan untuk memutar balik pesawat kembali mendarat di bandara Perth.

Belakangan diketahui, salah satu bilah kipas milik mesin pesawat A330 tersebut patah.

Pujian lain juga datang dari salah seorang penumpang bernama Madeline Wright. Ia memuji tindakan kapten yang dengan tenang memberitahu penumpang tentang apa yang sedang terjadi.

"Semuanya masih bisa dikontrol di kokpit, jika ingin berdoa, mungkin bisa membantu," tulis Wright.

Permintaan pilot kepada penumpang untuk berdoa adalah dalam konteks agar membuat penumpang merasa lebih baik, dan jika dirasa membantu, maka hal itu adalah bersifat individual.

"Cara kami (penumpang dan awak kabin) bekerja sama dan tetap tenang sepanjang kejadian membuat kru lebih mudah membantu kami dan kapten agar terbang kembali dengan selamat," demikian kesaksian Wright.

Di akhir tulisannya, Wright juga menegaskan agar tak usah mengkritik AirAsia dan pilot dalam penerbangan itu. Keberanian mereka seharusnya mendapat pujian.

"Mereka melakukan hal terbaik yang mereka bisa untuk kami, dan semuanya selamat," pungkasnya.

Baca: Beredar Foto Bilah Kipas Mesin Pesawat AirAsia Patah, Penyebab Getaran?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X