Pembuat "Ransomware" Petya Minta Tebusan Rp 3 Miliar

Kompas.com - 07/07/2017, 16:38 WIB
Pesan berisi penawaran kunci enkripsi seharga 100 Bitcoin dari pembuat Petya. MotherboardPesan berisi penawaran kunci enkripsi seharga 100 Bitcoin dari pembuat Petya.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

Petya sendiri sebenarnya kurang tepat disebut “Petya” karena merupakan malware varian baru, sementara ransomware “Petya” yang asli sudah eksis sejak tahun lalu.


Pakar-pakar sekuriti pun memberikan sebutan baru untuk sang malware, yakni “NotPetya” dan “GoldenEye”. Seperti WannaCry, Petya alias NotPetya alias GoldenEye menggunakan exploit EternalBlue sebagai senjata untuk menyebar dengan cepat dan meluas di dunia internasional.

Petya alias NotPetya alias GoldenEye dicurigai hanya menggunakan sebutan “ransomware” sebagai kedok. Sementara sifat aslinya adalah “wiper”, yakni program jahat yang memang ditujukan untuk menghapus file dan merusak komputer, bukan mengunci dan meminta tebusan layaknya ransomware.

Dugaan itu muncul lantaran pembuat Petya alias NotPetya alias GoldenEye terkesan tidak niat mencari uang. Jumlah tebusan yang dikumpulkan dari korban pun hanya 10.000 dollar AS, sangat kecil dibandingkan ransomware lain yang bisa meraup hingga jutaan dollar AS.

Sejumlah pihak, termasuk organisasi Parta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berpendapat bahwa Petya alias NotPetya alias GoldenEye sebenarnya bukan ransomware, melainkan senjata cyber yang sengaja dibikin oleh sebuah negara untuk menyerang negara lain.

Karena itu pula muncul dugaan bahwa permintaan uang senilai miliaran rupiah dari pembuatnya kali ini merupakan upaya pengalihan isu belaka. Tujuannya supaya Petya alias NotPetya alias GoldenEye kembali dikira sebagai ransomware dengan motif mencari uang, bukan senjata cyber.

Ukraina yang menderita kerusakan terparah dalam serangan Petya alias NotPetya alias GoldenEye menuding Rusia merupakan pembuat program jahat tersebut. Tapi Rusia menampik tudingan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Ransomware Petya Diduga Senjata Cyber Perusak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.