Takut Robot Bunuh Manusia, "Iron Man" Ingin AI Dibuatkan Aturan

Kompas.com - 18/07/2017, 07:56 WIB
Elon Musk. Elon Musk.
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Pada dasarnya, CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk bukanlah penakut. Ia berani membuat proyek super ambisius, yakni mengirimkan astronot ke Mars dan percaya mobil-mobil akan bisa tanpa sopir dalam 10 tahun ke depan.

Namun, ada satu hal yang ternyata Musk takuti. Itu adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pria yang dijuluki "Iron Man" di dunia nyata itu ternyata begitu takut bahwa suatu hari, software kecerdasan buatan akan berbalik dan mengambil alih dunia dari manusia.

"Hingga orang-orang melihat robot turun ke jalan dan membunuh, mereka tidak tahu cara bereaksi karena semua terlihat begitu nyata," kata Musk, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Recode, Selasa (17/7/2017).

Musk tentunya tidak ingin cerita seperti dari film Terminator itu menjadi kenyataan. Oleh karena itulah, ia menyarankan kepada pemerintah Amerika Serikat untuk secara aktif membuat peraturan tentang AI.

Baca: Elon Musk Ingin Tanam Chip di Otak Manusia, Buat Apa?

"AI merupakan kasus langka di mana saya berpikir bahwa kita harus proaktif dalam regulasi dibandingkan reaktif. Karena saat kita reaktif dalam regulasi AI, itu semua sudah terlambat," ujar Musk di acara National Governors Association Summer Meeting.

"Pada umumnya, regulasi dibikin setelah ada banyak hal buruk yang terjadi, ada permintaan dari publik, dan setelah beberapa tahun pembuat regulasi siap untuk membuat aturan regulasi itu," lanjut Musk.

"Itu akan memakan waktu sangat lama. Itu, seperti di masa lalu, sebenarnya buruk tetapi bukan sesuatu yang secara fundamental menggambarkan risiko kepada peradaban. AI merupakan risiko fundamental kepada eksistensi peradaban manusia," tegas Musk.

Di akhir perbincangan mengenai AI, Musk kembali ditanya oleh para gubernur AS. Ia ditanya bagaimana cara membuat aturan tentang AI, apalagi industri itu masih baru.

"Aturan pertama dalam bisnis adalah mempelajari sebanyak mungkin, untuk mengerti masalahnya," ucap Musk.

Baca: Mantan Bos Google: AI Berontak? Matikan Saja Komputernya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Recode
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X