3 Cara Erajaya Populerkan Gadget "IoT" di Indonesia

Kompas.com - 24/07/2017, 15:42 WIB
Ilustrasi KONTAN/BAIHAKIIlustrasi
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Erajaya Group selama ini dikenal sebagai salah satu peritel dan distributor smartphone di Tanah Air. Ke depan, perusahaan yang bakal menangani distribusi kartu SIM dan voucher prabayar ini juga bakal fokus menggarap pasar Internet of Things ( IoT).

Director of Marketing and Communication Erajaya, Djatmiko Wardoyo mengakui bahwa industri IoT belum populer di Indonesia. Meski demikian, pihaknya yakin IoT adalah masa depan teknologi.

"Kami ingin mulai dari sekarang dan menjadi pelopor," ujarnya, Senin (24/7/2017), dalam acara kumpul media di Penang Bistro, Central Park, Jakarta.

Director of Marketing and Communication Erajaya, Djatmiko Wardoyo (kiri); dan Head of IoT Erajaya, Gabriella Halim (kanan).
Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.com Director of Marketing and Communication Erajaya, Djatmiko Wardoyo (kiri); dan Head of IoT Erajaya, Gabriella Halim (kanan).
Lebih lanjut, Djatmiko mengatakan Erajaya sudah punya ancang-ancang soal pegembangan ekosistem IoT sejak tahun lalu. Sejauh ini ada tiga upaya yang sedang dan bakal dilakukan.

Pertama, Erajaya membuka outlet khusus bertajuk "Urban Republic" untuk aksesoris dan perangkat-perangkat yang dikategorikan sebagai teknologi gaya hidup alias lifestyle technology berbasis IoT.

Urban Republic pertama kali berdiri tahun lalu dan sekarang sudah ada 4 outlet yang tersebar di Jabodetabek.

"Kalau di outlet Erafone kan mayoritas smartphone, perbandingan aksesori dan (gadget) IoT-nya cuma 15 dari 75. Di Urban Republic sekitar 50:50," ia menuturkan.

Kedua, Erajaya membentuk divisi khusus untuk mengurus aksesori dan IoT yang dikepalai Gabriella Halim. Tujuannya agar lebih fokus dan tidak rancu dengan unit bisnis Erajaya yang lain.

Ketiga, Erajaya merangkul beberapa mitra yang merupakan produsen aksesori dan perangkat IoT. Misalnya saja produsen wearable Garmin, produsen drone DJI. Bahkan ke depannya, Erajaya juga bakal menggandeng GoPro.

Baca: Gadget-gagdet Garmin yang Bisa Dibeli di Gerai Erajaya

"Kami akan masuk ke para produsen perangkat IoT yang potensial, begitu juga mereka akan melirik kami. Jadi sama-sama," kata Djatmiko.

Proses kerja sama dengan GoPro sedang berlangsung. Baik Djatmiko dan Gabriella masih enggan mengungkap detail waktu dan bentuk kerja sama kedua perusahaan.

"Nanti kalau sudah waktunya, pasti kami umumkan, kata Gabriella dalam kesempatan yang sama.

Gelang pintar Vivofit 3 yang jadi andalan Garmin di Indonesia, bisa dibeli di gerai-gerai Erajaya mulai Kamis (23/3/2017).Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.com Gelang pintar Vivofit 3 yang jadi andalan Garmin di Indonesia, bisa dibeli di gerai-gerai Erajaya mulai Kamis (23/3/2017).

Sejauh ini Erajaya Group telah menangani 16 brand untuk ritel dan 14 brand untuk distribusi. Ada 700 outlet ritel Erajaya yang tersebar di Tanah Air, antara lain Erafone, iBox, SES, Mi Home, Grapari, Xplor, gerai Indosat Ooredoo, dan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X