Drone DJI Spark Berjatuhan dari Langit, Ada Apa?

Kompas.com - 26/07/2017, 10:04 WIB
DJI Spark PetaPixelDJI Spark
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Spark, drone terbaru besutan DJI, banyak menarik perhatian lantaran bentuknya yang kecil dan ringkas, di samping berharga lebih murah dibandingkan produk tipe lain dari DJI. Bobotnya hanya 300 gram, sementara harganya 499 dollar AS.

Tapi sang drone mungil mungkin menyimpan penyakit tersembunyi. Sejumlah pengguna melaporkan drone DJI Spark miliknya tiba-tiba mati saat terbang dan jatuh seperti batu dari langit.

Dalam beberapa kasus, Spark mati mendadak kala terbang rendah sehingga bisa diambil kembali dengan mudah untuk kemudian dikirim laporan diagnostiknya ke DJI. Tapi ada juga yang lebih sial dan jatuh ke hutan atau danau.

Belum jelas apa penyebabnya, namun DJI mengaku sudah mengetahui masalah ini dan berjanji akan menyelidiki semua laporan pengguna yang masuk untuk mencari solusi.

“Untuk berjaga-jaga, kami akan segera merilis update firmware,” sebut DJI dalam pernyataan resminya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Quartz, Rabu (26/72017).

"Kami merekomendasikan pengguna untuk memperbarui firmware ketika menerima notifikasi dari aplikasi DJI Go 4, supaya aman ketika menerbangkan Spark,” lanjut DJI.

Spekulasi beredar mengenai “penyakit” yang diderita Spark, mulai dari faktor kesalahan pengguna hingga sensor yang mengalami error sehingga drone mengira harus mematikan daya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masalah yang dialami Spark mengingatkan pada insiden recall drone Karma besutan GoPro tahun lalu. Ketika itu, Karma juga dilaporkan sering mati mendadak saat mengudara.

Karma pun ditarik kembali dari pasaran dalam waktu hanya sebulan setelah dirilis pada Oktober 2016. GoPro kemudian memperbaiki unit-unit Karma yang bermasalah dan mulai menjualnya kembali pada awal 2017.

Baca: Beredar, Video Drone GoPro Karma Jatuh Hampir Menimpa Orang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Quartz
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.