BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dan Microsoft

“Software” Bajakan Merajalela, Hati-hati Jadi Korban

Kompas.com - 31/07/2017, 08:37 WIB
|
EditorSri Noviyanti


KOMPAS.com –
 Dua tahun lalu, nilai peredaran software bajakan di Indonesia masih tergolong tinggi. Angkanya bisa mencapai 1,1 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 14,4 triliun sesuai kurs saat itu.

Tingkat peredarannya pun menampilkan angka 84 persen dari software yang beredar. Laporan tersebut dirilis dari Business Software Alliance melalui survei pada 2015, lalu ditayangkan KompasTekno, Kamis (21/7/2016).

[Baca juga: 84 Persen "Software" di Indonesia adalah Bajakan]

Meski demikian, tak berarti tahun ini nilai dan tingkat peredaran software bajakan menurun. Angka pastinya memang belum disurvei kembali, tetapi yang harus jadi perhatian adalah kerugian yang didapat akibat memakai peranti lunak bajakan.

Rilis berisi kajian yang dikemukakan Microsoft dan National University Singapore (NSU) pada 21 Juni 2017 menyebutkan, penjahat dunia siber akan memanfaatkan peranti lunak bajakan untuk menyebar malware.

Akibatnya, pengguna akan menjadi korban karena perangkat yang terpasang peranti itu rentan terkena serangan malware dan ancaman kerusakan lainnya.

“Faktanya, 92 persen dari laptop baru yang memasang software bajakan sudah terinfeksi malware,” ujar Associate Professor, Department of Electrical & Computer Engineering NUS, Biplap Sidar, dalam rilis tersebut.

Jadi, kata dia, jangan merasa aman saat membeli perangkat baru. Kata lainnya, sama sekali tak ada jaminan selama peranti lunak yang dipakai tidak asli.

Jangan jadi korban

Penjelasan Sidar merujuk pada studi hasil survei yang dilakukan pihak mereka pada 2016. Bahkan, katanya tiga dari lima komputer pribadi di Asia Pasifik kedapatan menggunakan software bajakan.

Tanpa disadari, kata dia, software bajakanlah yang jadi media utama pelaku kejahatan siber menyebarkan malware.

Ilustrasi kejahatan siberShutterstock Ilustrasi kejahatan siber

Bagaimana caranya? Hal yang paling sering ditemui adalah lewat DVD dan CD. Kajian itu mengemukakan sebanyak 61 persen DVD dan CD software bajakan sudah mengandung malware.

Di dalamnya, rata-rata sudah terisi lima jenis malware. Agar tidak jadi korban, mereka pun menyarankan beberapa hal.

Pertama, penggunaan software asli adalah yang paling aman. Akan tetapi, bila terlanjur membeli perangkat baru yang belum terpasang dengan peranti lunak, usahakan untuk membeli computer atau laptop dari vendor yang sudah memiliki kredibilitas baik.

Kedua, jaga agar peranti lunak yang dipakai selalu di-update apabila ada notifikasi pembaruan. Biasanya pembaruan akan merujuk pada sistem keamanan yang paling sesuai dengan keadaan saat ini.

Ketiga, jangan memakai sistem operasi yang sudah expired atau tidak lagi ada update.

Infografis mengenai cara memproteksi perangkat dari malware.Dok. Microsoft Infografis mengenai cara memproteksi perangkat dari malware.

"Peretas dan penjahat dunia maya saat ini mahir memanfaatkan kerentanan teknologi informasi dan kesalahan manusia,” lanjut Keshav Dhakad, Assistant General Counsel & Regional Director, Digital Crimes Unit (DCU), Microsoft Asia.

Ia menjelaskan bahwa hal itu bisa merugikan organisasi atau individu secara finansial. Kejahatan siber, diprediksi bisa menelan biaya ekonomi global sekitar 6 triliun dollar AS pada 2021.

Cara lain juga bisa ditempuh dengan banyak membaca informasi mengenai cara membedakan peranti lunak yang asli dan bajakan.

Melalui internet, ada banyak informasi seputar hal itu. Salah satunya bisa ditemukan pada situs web cariyangori.com.

Kalau sudah telanjur jadi korban atau ingin komplain, situs tersebut juga menyediakan layanan “sampaikan keluhan” yang memungkinkan pengguna atau khalayak menyampaikannya langsung.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Gadget
Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Internet
Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Software
iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

Software
Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Hardware
Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

e-Business
Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Software
Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Internet
Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Software
Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Internet
2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

Hardware
Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Hardware
Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Hardware
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.