Rusia Resmi Larang VPN - Kompas.com

Rusia Resmi Larang VPN

Kompas.com - 31/07/2017, 15:34 WIB
Masyarakat Rusia berunjuk rasa menentang aturan pelarangan VPN.Mashable Masyarakat Rusia berunjuk rasa menentang aturan pelarangan VPN.

KOMPAS.com - Pemerintah Rusia meresmikan aturan untuk menghapus layanan virtual private network ( VPN) di negaranya. Aturan ini mulai efektif berlaku pada 1 November 2017.

Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri yang menandatangani aturan tersebut, sebagaimana dilaporkan KompasTekno, Senin (31/7/2017), dari Mashable. Bunyi aturannya tak spesifik mengarah ke penghapusan VPN.

Lebih jelas, aturan baru itu ingin memberantas segala bentuk teknologi yang memungkinkan masyarakat Rusia mengakses situs-situs yang dilarang di negara tersebut. Diketahui, VPN merupakan salah satu cara untuk membuka akses ke situs yang disensor di sebuah negara.

Sebelum Rusia, China lebih dulu menetapkan aturan ini dengan mewajibkan Apple memberantas aplikasi VPN dari toko aplikasi Apple App Store cabang China.

Rusia memang hampir mirip dengan China dalam hal ketatnya pengawasan konten internet. Pada 2014 lalu, Vladimir Putin mengeluarkan aturan yang mengharuskan perusahaan internet menyetor seluruh data pengguna Rusia ke server pemerintah.

Dalih aturan itu untuk mengawasi dan mengontrol penyebaran konten ilegal yang tak sesuai nilai-nilai di Rusia. Terlepas dari tujuannya, banyak masyarakat Rusia yang tak setuju dengan ketetapan pemerintah.

Awal bulan ini, ketika aturan pelarangan VPN diwacanakan, sejumlah pengunjuk rasa membanjiri jalanan Moskwa. Mereka ingin pemerintah tak jadi meneken aturan tersebut.  

Baca: Peretas Rusia di Balik Kemenangan Trump


EditorDeliusno
Sumber Mashable


Close Ads X