Kompas.com - 03/08/2017, 08:22 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Building 8 adalah nama gedung di kompleks kantor Facebook di mana raksasa jejaring sosial itu mengembangkan aneka proyek eksperimental. Salah satunya diduga bakal berupa perangkat "video chatting" untuk digunakan di rumah.

Alat dimaksud kabarnya akan dibekali dengan layar touchscreen berukuran lebar, sekitar 13 inci hingga 15 inci atau sebanding dengan kebanyakan laptop. Konsepnya mungkin akan mirip dengan Amazon Echo Show dalam gambar di atas,

Informasi yang dirangkum KompasTekno dari Bloomberg, Kamis (3/8/2017) menyebutkan bahwa perangkat video chatting Facebook akan turut dilengkapi kamera wide-angle dengan sudut pandang lebar, mikrofon, dan speaker.

Dari segi software, sang perangkat diprediksi akan menjalankan sistem operasi Android dan diperkuat Artificial Intelligence (AI) sehingga bisa menanggapi berbagai perintah.

Kamera tersebut nantinya bisa mengenali wajah orang. Beberapa produk kamera seperti Nest Cam IQ diketahui sudah menerapkan kemampuan serupa untuk mengenali orang-orang di rumah.

Facebook bermaksud memasarkan perangkat ini sebagai pernik ruang tamu untuk para pengguna rumahan. Sang perangkat masih dalam tahap pengerjaan prototipe, tapi kabarnya sudah mulai diujicoba di sejumlah rumah.

Selain alat video chatting, Facebook disinyalir sedang mengembangkan perangkat lain berupa speaker pintar ala Amazon Echo dan Google Home. Banderol Speaker Facebook agaknya bakal lebih rendah dari pesaingnya di angka kisaran 100 dollar AS.

Apabila kabar di atas benar, maka kemunculan alat video chat dan speaker pintar akan menandai kiprah baru Facebook dalam merambah ranah bisnis hardware.

Jejaring sosial ini sebelumnya memang sudah memasarkan headset VR Rift, tapi perangkat itu dibuat oleh Oculus yang diakuisisi Facebook, bukan bikinan sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.