Istilah-istilah Kamera Analog yang Perlu Diketahui

Kompas.com - 06/08/2017, 11:11 WIB
|
EditorReza Wahyudi

Developer

Ini merupakan cairan kimia yang digunakan untuk menghilangkan lapisan pertama pada film dan membuat gambar laten yang terekam di dalamnya jadi kelihatan. Selama cairan kimia ini masih menempel di film, maka proses pengembangan gambar, seperti menaikkan kontras, terus berlangsung.

Stop Bath

Tahap ini berguna untuk menghentikan proses pembentukan gambar yang dimulai oleh cairan kimia developer. Proses ini biasanya bisa dilakukan menggunakan air atau carian dengan kandungan asam asetat, tergantung kebutuhan pengembangan film tersebut.

Fixer

Bahan kimia yang digunakan dalam proses cetak film. Tujuan pemakaian bahan ini adalah untuk membuat film atau hasil cetak kehilangan sensitivitas terhadap cahaya. Dengan demikian gambar yang sudah dicetak tidak akan berubah. Tahap ini dilakukan setelah film melalui proses developing dan stop bath.

Lightmeter

Ini merupakan perangkat yang digunakan untuk mengukur asupan cahaya, sehingga membantu pengguna menentukan apakah pengaturan kameranya sudah sesuai atau bakal membuat foto jadi over exposed (terlalu terang) atau under exposed (terlalu gelap).

Kondisi lightmeter pada kamera analog bekas biasanya bervariasi, ada yang sudah dalam keadaan rusak, bisa diperbaiki, atau bahkan masih berfungsi sempurna.

Kamera digital dan kamera analog modern biasanya sudah memiliki Lightmeter terintegrasi. Kamera film lawas ada yang tidak memiliki Lightmeter atau bisa dipasangi Lightmeter eksternal. Saat ini sudah banyak tersedia aplikasi Lightmeter di gadget Android dan iOS untuk membantu pengguna kamera fim yang tak dilengkapi Lightmeter.

Grain

Istilah ini mengacu pada terkstur bintik-bintik kecil yang muncul dalam hasil cetakan kamera analog. Butiran-butiran grain berasal dari partikel kimia yang bereaksi terhadap cahaya. Grain biasanya muncul dalam berbagai ukuran, tingkat kekasaran, jumlah serta tampilan berbeda, tergantung beberapa faktor seperti  jenis dan tingkat sensitivitas film. .

Darkroom

Ruangan yang sengaja dibuat kedap cahaya dan digunakan untuk mengembangkan, memproses, serta mencetak foto dari roll atau lembaran film.

Depth of Field

Istilah ini mengacu pada area tajam di mana benda-benda dalam frame akan tampil fokus, alias tajam dan tidak buram. Luas area tersebut biasanya muncul bergantung pada pengaturan aperture atau bukaan diafragma kamera.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X