Giliran CEO Intel yang Mundur dari Tim Penasihat Donald Trump

Kompas.com - 16/08/2017, 09:04 WIB
CEO Intel Brian Krzanich memamerkan pra-rupa gelang yang memakai prosesor Quark, keluarga prosesor Intel yang dibangun dengan proses fabrikasi 14 nano meter. IntelCEO Intel Brian Krzanich memamerkan pra-rupa gelang yang memakai prosesor Quark, keluarga prosesor Intel yang dibangun dengan proses fabrikasi 14 nano meter.
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - CEO Intel Brian Krzanich memutuskan mundur dari tim penasihat Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya, dia tergabung dalam tim American Manufacturing Council.

"Sebelumnya hari ini, saya mengajukan pengunduran diri saya dari American Manufacturing Council," tulis Brian Krzanich dalam pernyataan resminya.

Apa alasan Brian Krzanich mundur dari tim tersebut? Akhir pekan lalu, kelompok neo-Nazi atau nasionalis kulit putih menggelar aksi "Unite the Right" di kota Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat.

Kelompok kulit putih itu umumnya adalah pembenci kelompok minoritas rasial, etnis, dan agama. Aksi itu kemudian mendapat penentangan dari kelompok yang berseberangan, hingga menyebabkan kerusuhan.

Kerusuhan pun tidak hanya terjadi di dunia nyata saja. Perdebatan juga terjadi di internet, terutama di media sosial semacam Twitter.

Baca: Pendiri Twitter Menyesal Bantu Trump Jadi Presiden AS

Brian Krzanich menilai bahwa kegiatan manufaktur AS saat ini sedang dalam masalah serius. Akan tetapi, keputusan mundur dari American Manufacturing Council tetap harus diambil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya mengundurkan diri untuk menarik perhatian kepada bahaya serius iklim politik kita yang terpecah menyebabkan masalah kritis," kata Brian Krzanich.

"Saya mengundurkan diri karena ingin membuat perkembangan, saat banyak (orang) di Washington  tampak lebih sibuk dengan menyerang siapa saja yang dianggap tidak setuju dengan mereka," tuturnya, sebagaimana KompasTekno kutip dari Axios, Rabu (16/8/2017).

Lebih lanjut, Brian Krzanich menyerukan bahwa warga AS seharusnya menghargai perbedaan, bukan malah menyerangnya.

"Permohonan saya agar semua orang yang terlibat dalam sistem politik : Menetapkan penilaian poin politik dan fokus pada apa yang terbaik bagi bangsa secara keseluruhan. Lingkungan saat ini harus berubah, atau negara kita akan menjadi bayangan dari apa dulu dan apa yang masih bisa dan seharusnya," pungkas Brian Krzanich.

Mundurnya Brian Krzncich dari tim penasihat keperesidenan Donald Trump mengikuti langkah nama besar lain yang lebih dahulu mundur dari American Manufactur Council. Pada Senin lalu, Chief Under Armour, Kevin Plank dan CEO Merck, Ken Frazier sudah menyatakan undur diri dari tim tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Axios
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.