4 Laptop Asus ZenBook Dirilis, Unggulkan Layar 360 Derajat

Kompas.com - 31/08/2017, 12:23 WIB
Vice President Asus, Eric Chen dalam peluncuran sejumlah produk laptop dan perangkat gaming di Berlin Jerman, Rabu (30/8/2017). KOMPAS.com/BAMBANG PJVice President Asus, Eric Chen dalam peluncuran sejumlah produk laptop dan perangkat gaming di Berlin Jerman, Rabu (30/8/2017).
|
EditorReska K. Nistanto

BERLIN, KOMPAS.com - Tak mau kalah dengan produsen notebook asal Taiwan lainnya, Asus meluncurkan laptop tipis yang ditenagai oleh prosesor Intel terbaru generasi 8 dalam ajang IFA 2017 di Berlin Jerman, Rabu (30/8/2017).

Notebook tipis terbaru dari Asus itu yakni ZenBook Flip 14 dan ZenBook Flip 15. Selain itu, juga diperkenalkan dalam event tersebut ZenBook Flip S dan VivoBook Flip 14. Laptop-laptop tersebut diluncurkan untuk menyasar segmen pekerja kreatif.

(Baca: Acer Rilis 3 Laptop Tipis Baru di IFA 2017)

Vice President Asus, Eric Chen menuturkan peluncuran sejumlah produk laptop tipis itu untuk mendukung permintaan konsumen yang menginginkan notebook berkinerja luar biasa dalam ukuran yang tipis. Sehingga mudah untuk mendukung mobilitas.

"Ambisi kami adalah untuk menciptakan produk laptop 2 in 1 dengan kinerja yang andal," kata Chen.

ZenBook Flip 14

ZenBook Flip 14 (UX461) merupakan salah satu notebook 2 in 1 tertipis untuk saat ini, namun memiliki kemampuan yang cukup besar dalam olah grafis.

Ukuran ketebalan ZenBook Flip 14 ini hanya 13,9 dengan berat 1,4kg, ZenBook Flip 14 dilengkapi dengan layar touchscreen yang bisa diputar 360 derajat, serta ASUS Pen.

Untuk pengolahan data, Asus mempercayakan ZenBook Flip pada prosesor Intel generasi ke 8 i7 quad-core processor, RAM 16 GB. Adapun grafis menggunakan Nvidia GeForce MX150, SSD 512 GB, serta Harman Kardon audio system.

Spesifikasi tersebut diklaim memungkinkan pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaannya lebih cepat.

Untuk monitor, notebook 14 inci ini memiliki layar NanoEdge Full HD serta bezel yang sangat tipis. Baterai pada laptop ini diklaim bertahan hingga 13 jam.

Sementara itu untuk pengamanan, ZenBook Flip 14 dilengkapi dengan sensor fingerprint untuk pengguna yang ingin menggunakannya. Laptop ini dipasarkan dengan harga mulai 799 euro (sekitar Rp 12,6 juta).

ZenBook Flip 15

Selain itu, Asus juga mengenalkan notebook 2 in 1 ZenBook Flip 15 (UX561). Seperti ZenBook Flip 14, produk ini juga memiliki layar yang bisa diputar 360 derajat.

ZenBook Flip 15 juga dilengkapi dengan prosesor Intel Core generasi 8 Core i7 dengan RAM DDR4 hingga 16 GB yang memungkinkan kinerja laptop ini 2 kali lebih cepat.

Untuk grafis, Asus menyematkan Nvidia GTX 1050 hingga 2 terabyte, SSD berkapasitas hingga 512 gigabyte, USB-C port dengan Thunderbolt 3, dan audio quad-speaker Harman Kardon.

Untuk monitor, ZenBook Flip 15 memiliki bentang 15 inci NanoEdge 4K UHD atau Full HD touchscreen serta sudut pandang 178 derajat. Hal ini membuat ZenBook Flip 15 sangat mendukung untuk kerja-kerja kreatif seperti desain dan grafis.

Asus akan melepas laptop ini di Eropa dengan harga mulai 899 euro (sekitar Rp 14 juta).

ZenBook Flip S

ASUS ZenBook Flip S (UX370), memiliki ukuran ketebalan 10,9 mm dan berat 1,1 kg. Sehingga diklaim sebagai laptop tertipis dan salah satu yang paling ringan.

Laptop ini menggunakan Windows 10 dan ditenagai oleh prosesor Intel generasi ke 8, Core i7-8550U.

Untuk monitor, Asus ZenBook Flip S dilengkapi dengan layar 4K UHD multitouch NanoEdge display, yang memungkinkan pengguna melakukan kerja-kerja visual dan interaktif dengan mudah. Belum ada informasi soal harga untuk ZenBook Flip S.

Vivo Book Flip 14

Dalam kesempatan itu, Asus juga meluncurkan notebook tipis ZenBook Flip 14 (UX461). Memiliki ketebalan 13,9 mm dan berat 1,4 kg, ZenBook Flip 14 diluncurkan untuk mendukung kerja-kerja kreatif.

Untuk prosesor, Asus menyematkan Intel generasi 8 quad-core, 16GB RAM, NVIDIA GeForce MX150 graphics, a 512GB PCIe® x4 SSD, dan Harman Kardon audio system.

Untuk monitor, pabrikan laptop asal Taiwan ini melengkapi ZenBook Flip 14 dengan layar 14 inci NanoEdge resolusi Full HD. Asus melepas notebook ini dengan harga 399 euro (sekitar Rp 6 juta).

Dukungan Intel

Dalam kesempatan yang sama, Vice President of Client Computing Group, Intel Corp Chris Walker menuturkan perkembangan perangkat notebook yang mengarah ke ukuran yang semakin kecil namun berkinerja andal, mendorong Intel untuk menghadirkan prosesor generasi 8.

"Perkembangan mengarah pada penggunaan layar 4K dan high speed storage. Inilah yang mendorong kami meluncurkan Intel generasi 8 yang memiliki kinerja 40 persen lebih kuat dari generasi sebelumnya," kata Chris Walker.

Selama ini, Intel telah berkolaborasi dengan Asus untuk mendukung perangkat-perangkat yang dibuat. Saat ini, kolaborasi dilanjutkan melalui produk laptop tipis yang menggunakan prosesor terbaru dari Intel.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X