Prosesor Baru Huawei Diklaim Bisa Kalahkan Apple dan Samsung

Kompas.com - 04/09/2017, 14:05 WIB
Pengunjung melintas di depan stan perusahaan teknologi asal China, Huawei, pada hari pertama ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (27/2/2017). AFP PHOTO / LLUIS GENEPengunjung melintas di depan stan perusahaan teknologi asal China, Huawei, pada hari pertama ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (27/2/2017).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Selain Apple, Mediatek, Qualcomm, dan Samsung, Huawei juga merancang chip mobile buatan sendiri yang memiliki nama Kirin. Anggota terbaru dari keluarga prosesor tersebut, Kirin 970, baru saja diperkenalkan dalam ajang IFA di Berlin, Jerman, pekan lalu.

Kirin 970 terbilang istimewa. Di dalamnya tertanam dukungan platform kecerdasan buatan (Artifical Intelligence, AI) yang digadang-gadang bakal menjadi salah satu fitur unggulan di smartphone masa depan.
 
Chief Executive bisnis konsumer Huawei, Richard Yu, mengatakan bahwa AI yang terintegrasi di chip Kirin 970 bisa membuat ponsel lebih personal untuk pengguna, sekaligus mampu melakukan tugas rumit seperti menerjemahkan bahasa secara real time.

Kirin 970 juga disebut memiliki kinerja tinggi dan hemat daya sehingga Yu mengklaim chip tersebut bisa mengalahkan hardware sejenis dari para kompetitor.

Baca: Prosesor Smartphone Baru ARM Diklaim Kuat Tunjang Fitur AI

“Dibanding Apple dan Samsung, kami punya kelebihan,” ujar Yu sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Reuters, Senin (4/9/2017). “Pengguna bisa mendapat kinerja lebih kencang, baterai lebih tahan lama, dan desain ponsel lebih ringkas.”

Kirin 970 dibekali 8 core CPU dan 12 Core GPU. Huawei memproduksi chip yang dinamai sebagai “Neural Processing Unit” ini dengan proses fabrikasi 10 nanometer di pabrik manufaktur milik TSMC.

Huawei sendiri merupakan pabrikan smartphone terbesar ketiga di dunia, setelah Samsung dan Apple yang masing-masing duduk di urutan pertama dan kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Bos Huawei Bingung Soal Kegunaan Smartwatch

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.