Pencipta "Gembok Keamanan" WhatsApp Mundur

Kompas.com - 14/09/2017, 08:15 WIB
Salah satu pendiri WhatsApp, Brian Acton, saat berbincang santai di Start X, Palo Alto, California, AS, Rabu (4/6/2014) waktu setempat. Startx/Paul SakumaSalah satu pendiri WhatsApp, Brian Acton, saat berbincang santai di Start X, Palo Alto, California, AS, Rabu (4/6/2014) waktu setempat.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Layanan pesan singkat WhatsApp kehilangan salah satu orang penting di perusahaan. Ia tak lain adalah Brian Acton, co-founder yang sama-sama dengan Jan Koum, merintis WhatsApp dari nol sejak 2009 silam.

Brian Acton merupakan sosok di balik sistem enkripsi WhatsApp. Enkripsi adalah layaknya gembok keamanan yang membuat pesan yang dikirim di WhatsApp tidak mudah disadap.

Dalam status yang diunggah Jan Koum di akun Facebook pribadinya, Koum menyinggung soal legasi yang ditinggalkan Brian Acto.

“Kehadirannya (Brian Acton) akan dirindukan, dan legasinya pada enkripsi serta privasi pengguna akan terus menjadi DNA WhatsApp,” Jan Koum menuturkan via akun Facebook personalnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (14/9/2017).

Lebih lanjut, Jan Koum juga menulis tentang perasaan bahagianya telah bekerja dengan Brian Acton selama lebih kurang delapan tahun. Ia sesumbar Brian Acton adalah salah satu faktor yang membawa WhatsApp ke puncak kesuksesan.

“Kemampuan engineering, product experience, dan kepemimpinannya adalah kunci sukses WhatsApp,” kata Jan Koum.

Kepergian Brian Acton tak lama setelah WhatsApp mulai memonetisasi layanannya untuk akun-akun bisnis. Tidak diketahui apakah mundurnya Brian Acton memiliki hubungan dengan langkah monetisasi WhatsApp atau tidak.

Baca: WhatsApp Mulai Cari Uang, Begini Caranya

Keluar dari zona nyaman dan bikin layanan sendiri

Pada status tersebut, Brian Acton membalas dengan rentetan kalimat sepanjang tiga paragraf. Ia mengatakan selanjutnya bakal memulai babak baru dalam hidupnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Facebook
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X