Kompas.com - 17/09/2017, 10:11 WIB
Logo Google baru yang dikenalkan pada Selasa (1/9/2015). GoogleLogo Google baru yang dikenalkan pada Selasa (1/9/2015).
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Tiga orang wanita menggugat Google dengan tudingan praktek diskriminasi gender dalam hal gaji. Menurut mereka, gaji pria bisa lebih tinggi dibandingkan wanita meski pekerjaannya sama.

Ketiga wanita itu sama-sama bekerja di Google. Dalam gugatannya mereka mengatakan bahwa ketidaksetaraan gaji tersebut mestinya sudah diketahui perusahaan, namun tidak ada tindakan apapun untuk memperbaikinya.

Sebagamana dilansir KompasTekno dari The New York Times, Minggu (17/9/2017), Kelly Ellis, mantan teknisi software Google sekaligus salah satu wanita yang mengajukan gugatan, menceritakan duduk perkara gugatannya.

Awalnya, dia dipekerjakan Google pada 2010 sebagai pegawai level 3, yakni istilah untuk pegawai pemula yang baru lulus. Padahal kala itu dia memiliki pengalaman kerja empat tahun.

Lalu dalam beberapa pekan setelah perekrutan Kellys Ellis, Google mempekerjakan teknisi pria ke dalam timnya. Pengalaman teknisi ini sama, yakni lulus kuliah empat tahun lalu dan berpengalaman kerja empat tahun.

Namun, gaji yang diberikan oleh Google pada pekerja pria ini berbeda dari Kelly Ellis. Teknisi pria itu masuk sebagai pegawai level 4, yang berarti mendapat gaji, bonus, kenaikan gaji dan saham lebih besar.

Kelly Ellis juga menemukan bahwa di timnya, pria lain yang memiliki kualifikasi serupa dirinya atau lebih rendah sama-sama mendapatkan posisi di level 4.

Selain soal gaji, ada juga diskriminasi dalam peran. Misalnya, Kelly Ellis saat itu berpengalaman sebagai teknisi back-end. Pekerjaan tersebut melibatkan pengelolaan sistem berukuran besar, seperti server dan database.

Kendati dia berpengalaman, perusahaan justru menempatkannya pada posisi teknisi front-end untuk urusan pengelolaan layanan yang dipakai pengguna.

Menurut Kelly Ellis dalam gugatannya, teknisi back-end ini dibayar lebih mahal dan lebih mudah mendapat promosi. Namun wanita tak banyak kesempatan untuk mendapat posisi tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.