Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Google Rilis Layanan Unik e-Money di India, Selanjutnya Indonesia?

Kompas.com - 19/09/2017, 10:11 WIB
Fatimah Kartini Bohang

Penulis

Sumber TechCrunch

KOMPAS.com - Raksasa mesin pencari Google makin lebar mengekspansi unit bisnisnya. Hari ini, Selasa (19/9/2017), Google memperkenalkan layanan pembayaran mobile atau e-money bertajuk “Tez” di India.

Cara kerja Google Tez bisa dibilang sangat unik. Transfer antar-pengguna dan beberapa fungsi lainnya dilakukan dengan memanfaatkan fitur yang dinamai “Audio QR”.

Teknologi Audio QR memungkinkan dua smartphone saling berbicara dengan sebuah bunyi ultrasonik, sehingga Tez bisa pula digunakan pada smartphone yang belum menyematkan NFC.

Tez sendiri menyasar pasar Asia dan digadang-gadang bakal segera diboyong ke Filipina dan Indonesia. Tujuannya menghubungkan smartphone dengan akun bank sehingga bisa melakukan transaksi dengan lebih praktis, baik di toko fisik maupun online.

“Mengirim duit ke keluarga, memisahkan tagihan dengan teman, atau membayar barang. Buatlah transaksi pembayaran dengan jumlah kecil atau besar langsung dari akun bank Anda melalui Tez, yakni aplikasi pembayaran digital Google untuk India,” begitu tertera pada keterangan resmi Google soal Tez.

Perlu digarisbawahi, Tez bukanlah dompet digital semacam Go=Pay dan kawanannya. Tak ada duit yang disimpan di aplikasi dan harus ditambah alias top up ketika saldonya habis. (Baca: Apa Itu T-Cash dan Cara Menggunakannya)

Tez langsung terhubung dengan akun bank dengan fungsi dasar serupa mobile banking pada umumnya, hanya saja ada fitur-fitur tambahan lainnya seperti pembayaran langsung di toko fisik.

Tez dirilis bersamaan untuk pengguna Android dan iOS. Google bekerja sama dengan beberapa bank besar di India untuk mewujudkan Tez. Dalam hal ini, Google mematuhi Unified Payments Interface (UPI), yakni standar sistem pembayaran digital yang ditetapkan pemerintah setempat.

Google sesumbar ada beberapa ponsel yang bakal menyematkan Tez sebagai aplikasi bawaan. Belum disebutkan jenis detilnya, namun berasal dari merek Lava, Micromac, Nokia, dan Panasonic.

Dalam sehari, pengguna bisa menransfer duit hingga 20 kali melalui Tez. Jumlah duit yang ditransfer dibatasi hingga 100.000 rupe India atau Rp 20 jutaan, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechCrunch.

Situs trademarkninja mengumbar dokumen cap dagang yang menunjukkan Tez di Indonesia dan Filipina. Meski demikian, belum ada ucapan langsung dari Google soal ekspansi ke Indonesia dan Filipina, sehingga informasi itu belum bisa dipercaya 100 persen. Kita tunggu saja.

Baca: Punya 1 Juta Subscriber, Berapa Pendapatan YouTuber Bayu Skak?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber TechCrunch
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

Software
Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Internet
Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Software
Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Software
Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Gadget
OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

Internet
DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

Gadget
Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Gadget
Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Software
Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Internet
Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Software
HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

Gadget
Spotify Bisa Bikin 'Playlist' Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Spotify Bisa Bikin "Playlist" Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Software
Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Software
Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com