Kompas.com - 19/09/2017, 17:33 WIB
iPhone X memiliki desain layar nyaris tanpa bezel, sejumlah kamera, speaker dan sensor disematkan di tepi atasnya AppleiPhone X memiliki desain layar nyaris tanpa bezel, sejumlah kamera, speaker dan sensor disematkan di tepi atasnya
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - iPhone X (dibaca "iPhone Ten") merupakan perangkat smartphone terbaru dari Apple yang melenyapkan tombol home dan pemindai sidik jari. Sebagai gantinya, digunakan biometrik Face ID berbasis pengenalan wajah lewat kamera.

Kinerja dan tingkat keamanan Face ID masih belum diketahui. Tak semua orang optimis metode sekuriti baru tersebut bakal bisa bekerja dengan cepat dan akurat.

Keraguan tersebut dimanfaatkan oleh Huawei untuk menyindir iPhone X melalui sebuah video iklan yang ditayangkan di jejaring sosial Facebook.

Dalam video, tampak wajah seorang badut yang coba diidentifikasi oleh software face recognition, tapi kemudian gagal karena ponsel gagal mengenali wajah tersebut.

Baca: iPhone X Tak Punya Tombol Home, Begini Cara Memakainya

"Mari hadapi saja, face recognition memang bukan untuk semua orang," bunyi tagline dalam posting video dimaksud, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Selasa (19/9/2017).

Di akhir video, Huawei mengiklankan tanggal peluncuran smartphone besutannya sendiri -kemungkinan besar model Mate 10- pada 16 Oktober mendatang, dengan tagar #TheRealAiPhone.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sindiran video iklan Huawei mengacu pada kejadian yang dialami SVP Software Engineering Apple, Craig Federighi, saat memperkenalkan Face ID dalam acara peluncuran iPhone X pekan lalu.

iPhone X ketika itu gagal mengenali wajah Federighi sehingga dia terpaksa beralih ke perangkat backup. Menurut Apple, ini karena iPhone X yang bersangkutan sebelumnya telah beberapa kali merekam upaya unlock yang tidak berhasil lewat Face ID.

Perangkat pun kemudian meminta kunci berupa nomor PIN sesuai prosedur. Hal yang sama akan terjadi ketika Touch ID berulang-ulang gagal mengidentifikasi sidik jari, entah karena sensor dalam keadaan basah atau sebab lain.

Huawei sendiri belakangan berhasil menyalip Apple sehingga menjadi pabrikan smartphone kedua terbesar di dunia, menurut data Counterpoint Reseach. Namun keadaan itu bisa berbalik lagi sering dengan debut trio iPhone baru Apple di pasaran.

Baca: Survei Android dan iPhone, Siapa Sering Crash?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.