Kontrak Alexander Rusli sebagai CEO Indosat Berakhir 31 Oktober 2017

Kompas.com - 25/09/2017, 15:00 WIB
CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, Senin (25/9/2017), usai pembukaan IWIC 2017 di Jakarta. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comCEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, Senin (25/9/2017), usai pembukaan IWIC 2017 di Jakarta.
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Kontrak kerja Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, akan berakhir pada 31 Oktober 2017. Hingga kini, belum ada keputusan pasti apakah kontrak bakal dilanjutkan atau putus.

“Masih terus diomongin, sama-sama (Alex dan Indosat) masih berpikir belum ada kesepakatan,” kata dia, Senin (25/9/2017) usai pembukaan IWIC 2017 di DigiPlanet, Kantor Indosat Ooredoo, Medan Merdeka, Jakarta.

Jika ini adalah tahun terakhirnya menjabat sebagai CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli memiliki sebuah harapan. Ia ingin ditetapkan kebijakan yang menaikkan tarif data bagi operator telekomunikasi.

“Industri telekomunikasi adalah infrastruktur yang membawa dunia digital. Kalau data price terus-terusan rendah, industri akan menderita,” ia menuturkan.

“Ke depan akan sulit semua karena industri digital sangat bergantung pada operator yang terus berinvestasi. Kalau nggak ada return untuk operator, ya nggak ada yang mau investasi terus cuma karena disuruh,” ia menjelaskan.

Lebih lanjut, Alexander Rusli mengatakan dirinya dan pihak Indosat Ooredoo masih mendiskusikan soal target perusahaan ke depan. Menurut dia, target dari Indosat Ooredoo harus membuat ia nyaman, begitu juga sebaliknya.

“Lima tahun lalu kami sama-sama punya target yang sejalan dan saya komitmen dengan target itu,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini Alexander Rusli mengaku belum ada tawaran atau pinangan dari perusahaan lain. Sebelumnya ia sempat diisukan bakal masuk ke salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Belum ada pinangan. Tapi yang terbersit di kepala, kalau saya harus pindah maunya ke industri yang game-changing,” ia menegaskan.

Lantas, adakah pengganti yang telah disiapkan jika Alexander Rusli akhirnya melepas jabatan CEO Indosat Ooredoo? Ia mantap mengatakan persiapan pengganti adalah hal penting.

“Tugas saya sebagai CEO salah satunya menyiapkan pengganti. Kalau ada apa-apa, ketabrak mobil atau apa, bisnis harus jalan. Sekarang ada dua orang yang sudah disiapkan jika saya berhenti,” ia memungkasi.

Baca: Alexander Rusli Ungkap Alasan Lepas Jabatan CEO Indosat Ooredoo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.