Kompas.com - 30/09/2017, 08:06 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

Lemah terhadap anak dan orang kembar

Kepala pemasaran Apple Phil Schiller sempat bercanda soal “kembaran jahat” yang bisa membuka Face ID. Hal tersebut ternyata merupakan masalah serius karena Apple mengakui Face ID bisa kesulitan membedakan pengguna apabila memiliki kembaran yang mirip.

“Kemungkinan iPhone X bisa dibuka lewat Face ID oleh seseorang yang diambil secara acak dari populasi adalah sekitar 1:1.000.000 (berbanding 1:50.000 untuk Touch ID),” tulis Apple.

“Statistiknya berbeda untuk orang kembar atau saudara yang memiliki wajah mirip dengan Anda,” lanjut Apple.

Begitu juga dengan anak. Apple mengatakan bahwa Face ID bisa kesulitan mengenali wajah orang yang berumur di bawah 13 tahun lantaran “ciri-ciri khas wajahnya belum berkembang secara penuh”.

Memang, mungkin tak banyak orangtua bakal memberikan iPhone X yang berharga mulai belasan juta rupiah ke anaknya. Tapi bisa saja perangkat tersebut dipinjamkan ke sang anak. Dalam kasus ini, Face ID aganya tak bisa berbuat banyak.

Saat pengguna kesulitan memakai Face ID untuk membuka kunci perangkat, Apple menyediakan cara untuk mematikan fitur tersebut dengan menekan tombol di samping untuk mematikan ponsel. iPhone X kemudian akan meminta passcode.

Bagaimana dengan penggunaan Face ID untuk pembayaran lewat Apple Pay? iPhone X akan meminta konfirmasi berupa klik dua kali di tombol sleep, supaya pengguna tidak melakukan transaksi secara tidak sengaja begitu ponsel mengenali wajah.

Baca: Adu Kencang, iPhone X Libas Sejumlah Smartphone Kelas Atas

Masih banyak pertanyaan yang tersisa tentang Face ID. Misalnya saja, bagaimana cara iPhone X mengenali wajah pengguna dari macam-macam latar berlakang etnis. Jawabannya baru bisa diketahui secara pasti setelah iPhone X hadir di pasaran November mendatang.

Penjelasan selengkapnya dari Apple mengenai Face ID dapat dilihat di tautan berikut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.