Kompas.com - 02/10/2017, 13:12 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Prosesor A11 Bionic yang tertanam di duo iPhone 8 dan iPhone 8 Plus ternyata sangat bertenaga. Skor software benchmark Geekbench, misalnya, menunjukkan bahwa duo iPhone baru tersebut merupakan ponsel berkinerja tertinggi di dunia saat ini.

John Poole, pendiri Primate Labs, perusahaan pembuat Geekbench, pun mengatakan bahwa selisih kinerja duo iPhone 8 bisa mencapai 50 persen di atas model-model smartphone Android kelas atas yang berbasis chip Snapdragon 835.

"Di titik ini (kinerja duo iPhone 8), Anda mendapatkan performa setara desktop di handset. Tak ada cara lain lagi untuk melihatnya," ujar Poole dalam sebuah komentar, seolah terkagum-kagum dengan tenaga chip A11 Bionic milik duo iPhone 8.

Kendati demikian, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Phone Arena, Senin (2/10/2017), Poole mengaku tak sepenuhnya mengerti mengapa selisih kinerja duo iPhone 8 dengan flagship Android bisa demikian jauh.

Skor benchmark multi-core Geekbench iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone X dibandingkan perangkat-perangkat iOS (kiri) dan skor perangkat-perangkat Android (kanan).  Geekbench Skor benchmark multi-core Geekbench iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone X dibandingkan perangkat-perangkat iOS (kiri) dan skor perangkat-perangkat Android (kanan).

"Anda tak melihat lompatan besar ke depan (dalam hal kinerja ponsel Android). Saya tak tahu apa yang terjadi di sini," imbuhnya.

Apple punya kemampuan merancanang dan mengembangkan sendiri chip untuk ponselnya. Lingkungan platform iOS pun dikunci, hanya ditangani  secara eksklusif oleh Apple, tak seperti Android yang terfragmentasi dengan melibatkan banyak vendor. Boleh jadi itu salah satu faktor yang menyebabkan Apple bisa mengoptimalkan kinerja smartphone besutannya.

Baca: Google Caplok Vendor Smartphone HTC karena Apple

A11 Bionic sendiri diketahui sudah mulai dikembangkan sejak bertahun-tahun lalu saat Apple memperkenalkan duo iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang berbasis chip A9.

Di jantung chip ini tertanam CPU 6 core yang terdiri dari cluster 2 core berkecepatan tinggi untuk menjalankan pemrosesan berat, dan cluster berisi 4 core hemat daya untuk menangani tugas-tugas ringan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.