YouTuber Casey Neistat Mengaku Ditonton Selama 150 Tahun oleh Orang Indonesia

Kompas.com - 04/10/2017, 13:15 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

Baca: YouTuber Kondang Casey Neistat Berhenti Bikin Vlog

"Ini memberikan Anda gambaran mengenai konten apa yang benar-benar ditonton oleh pemirsa (bukan video yang hanya di-klik lalu ditinggalkan)," tulis YouTube.

Watch time ini kemudian digunakan oleh algoritma YouTube untuk menentukan "ranking" dalam sistem penyajian video ke pengguna. Semakin banyak watch time, maka semakin besar pula kesempatan sebuah kanal atau video untuk muncul di urutan teratas daftar pencarian video dan rekomendasi video untuk pengguna.

Dengan berupaya meningkatkan watch time kanal dan video pengguna bisa lebih betah berlama-lama di YouTube dan ujung-ujungnya meningkatkan pendapatan iklan bagi platform berbagi video tersebut.

"Tujuan sistem search and discovery YouTube ada dua: membantu pengguna menemukan video yang ingin mereka tonton, serta memaksimalkan engagement dan kepuasan pemirsa secara jangka panjang," jelas YouTube.

Bagaimana dengan Neistat? Dia mengaku tak ambil pusing dengan statistik videonya di YouTube, dan karena itu jarang menengok tool analisa di akunnya.

"Saya mencoba untuk tak menghiraukan perilaku pengguna karena itu bisa mengacaukan proses kreatif kita. Saya fokus membuat konten yang saya suka, bukan yang bisa mengumpulkan view terbanyak," pungkasnya.

Baca: Punya 1 Juta Subscriber, Berapa Pendapatan YouTuber Bayu Skak?


Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X