Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Resmi Masuk Indonesia, Berapa Harga Kamera Aksi GoPro Hero 6?

Kompas.com - 13/10/2017, 16:05 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - GoPro Hero 6 Black baru saja diumumkan pada akhir September lalu. Tak sampai sebulan setelahnya, kamera aksi teranyar dari GoPro tersebut kini sudah resmi masuk pasaran Indonesia.

Dalam acara peluncuran di Jakarta, Jumat (13/10/2017), PT Erajaya Swasembada selaku distributor membanderol GoPro Hero 6 seharga Rp 7.499.000.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Hero 5 yang dijual di kisaran Rp 5,8 juta di pasaran Tanah Air.

Meski demikian, Director of Marketing and Communication Erajaya, Djatmiko Wardoyo, mengatakan dengan harga tersebut GoPro Hero 6 masih layak ditebus lantaran memiliki sejumlah fitur yang tak dimiliki kamera aksi lain maupun smartphone.

"Misalnya, electronic image stabilizer yang mampu meredam goyangan dan sangat efektif, seolah memakai gimbal. Kinerjanya lebih baik, bahkan jika dibandingkan dengan Hero 5 sebelumnya," ujar Djatmiko ketika dijumpai usai acara.

Di pasaran global, harga Hero 6 memang lebih tinggi dari produk sebelumnya, yakni 499 dollar AS, berbanding 399 dollar AS untuk Hero 5.

Sebagai penerus Hero 5, Hero 6 memiliki desain eksterior yang sangat mirip dengan pendahulunya itu, dengan tubuh yang sudah anti-air hingga 10 meter tanpa butuh casing khusus. Di punggung Hero 6 terdapat layar sentuh berwarna dengan ukuran 2 inci.

Letak peningkatannya ada di bagian dalam. Hero 6 kini sanggup merekam video 4K dengan frame rate 60 FPS, dua kali kemampuan Hero 5 yang sebesar 30 FPS.

Ada juga opsi frame rate tinggi 120 FPS (2.7K) dan 240 FPS (1080p) untukslow motion. Hero 5 sebelumnya menawarkan 240 FPS di resolusi 720p.

Dengan WiFi 5 GHz, Hero 6 sanggup mentransfer data kesmartphonetiga kali lebih kencang dibanding sebelumnya.

Peningkatan lain yang dijanjikan termasukelectronic image stablizer yanglebih mumpuni dalam meredam goyangan, serta kemampuan merekam gambar yang berkualitas lebih bagus dalam segala kondisi meski sensor Hero 6 tetap mempertahankan resolusi 12 megapiksel.

Semua peningkatan ini dimungkinkan oleh penggunaan chip baru bernama GP1 yang dibuat oleh perusahaan bernama Socionext. Prosesor custom yang tertanam di Hero 6 tersebut dikembangkan selama tiga tahun.

Bersama dengan Hero 6, Erajaya turut memasarkan Karma Grip. Produk handheld gimbal stabilizer yang bisa digunakan bersama Hero 5 dan Hero 6 ini dibanderol seharga Rp 5.999.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.