Debut Google Pixel 2 Diwarnai Masalah

Kompas.com - 25/10/2017, 14:35 WIB
Layar Pixel 2 XL (kanan) yang tampak kebiruan apabila dilihat dari samping. Sam Rutherford/GizmodoLayar Pixel 2 XL (kanan) yang tampak kebiruan apabila dilihat dari samping.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Duo smartphone andalan baru Google, Pixel 2 dan Pixel 2 XL, baru saja mulai dirilis bulan ini. Akan tetapi, debut keduanya segera diwarnai sejumlah masalah yang dilaporkan oleh para konsumen maupun pengulas gadget.

Salah satu yang dilaporkan sering terjadi adalah masalah burn-in layar Pixel 2 XL, di mana elemen visual UI Android -misalnya tiga tombol navigasi di bawah layar- bisa "terbakar" alias tercetak samar-samar di layar, bahkan setelah pengguna beralih ke layar lain.

Masalah burn-in yang pertama kali dilaporkan oleh Android Central tersebut bisa terlihat jelas apabila pengguna membuka aplikasi yang membuat tampilan layar menjadi satu warna polos. Problem burn-in muncul hanya dalam waktu seminggu setelah Pixel 2 XL mulai dipakai.

Burn-in biasanya ditemukan pada monitor CRT jadul. Itupun setelah tampilan layar berlama-lama dibiarkan statis. Karena itulah ada "screen saver" untuk mengubah-ubah tampilan secara terus menerus. Sementara, Pixel 2 XL diketahui menggunakan panel layar berjenis POLED.

Baca juga : Pixel 2 Dikritik Tak Punya Colokan Earphone, Apa Kata Google?

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari ArsTechnica, Rabu (25/10/2017), Google mengatakan sudah mengetahui soal masalah burn-in layar Pixel 2 XL yang dikeluhkan pengguna.


“Kami melakukan pengujian kualitas secara ekstensif ke produk-produk sebelum peluncuran dan dalam proses manufaktur tiap unit. Kami sedang menginvestigasi laporan ini,” sebut Google dalam sebuah pernyataan.

Di samping burn-in, layar Pixel 2 XL juga dilaporkan mengalami masalah “off-axis color shift”, di mana warna tampilan layar berubah jadi kebiruan ketika pengguna melihatnya dengan sedikit miring, tidak tegak lurus.

Tak selesai di layar, masalah juga memberi keanehan lain yang menimpa Pixel 2 maupun Pixel 2 XL. Sebagian pengguna kedua ponsel tersebut mendengar bunyi “klik” seperti gerak jarum jam dan suara kecil berfrekuensi tinggi saat mendekatkan telinga ke perangkat, seperti saat hendak menelepon.

Pixel 2 disinyalir dibuat oleh HTC sebagai rekanan manufaktur, sementara Pixel 2 XL ditangani oleh LG. Keduanya membuat handset sesuai dengan rancangan Google, untuk dipasarkan dengan brand Google Pixel.

Seorang juru bicara Google mengatakan pihaknya akan menanggapi tiap laporan masalah Pixel 2 dan Pixel 2 XL dengan serius.

“Engineer kami akan menyelidiki masalahnya dengan cepat. Kami akan memberikan update begitu sudah memiliki data konklusif,” ujar sang juru bicara.

Baca juga : Ini Spesifikasi Lengkap Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X