CDMA Smartfren Ditutup Selamanya, Bagaimana Nasib Pelanggan?

Kompas.com - 25/10/2017, 19:43 WIB
VP Brand and Communications Smartfren Derrick Surya dalam acara peluncuran ponsel Andromax A2 dan MiFi M5 yang sanggup merangkap sebagai powerbank di Jakarta, Rabu (27/9/2017). Oik Yusuf/Kompas.comVP Brand and Communications Smartfren Derrick Surya dalam acara peluncuran ponsel Andromax A2 dan MiFi M5 yang sanggup merangkap sebagai powerbank di Jakarta, Rabu (27/9/2017).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Menyusul frekuensi 1.900 MHz yang lebih dulu dimatikan tahun lalu, Smartfren akan segera menutup jaringan CDMA di frekuensi 850 MHz pada penghujung 2017.

Dengan demikian, layanan 3G CDMA operator seluler tersebut bakal tidak bisa digunakan lagi untuk selamanya. Lantas, bagaimana dengan nasib pelanggan yang masih berkutat di jaringan CDMA Smartfren?

VP Brand and Communication Smartfren Derrick Surya menerangkan bahwa pihaknya terus mendorong pengguna CDMA agar bermigrasi ke jaringan 4G LTE baru Smartren. Operator anak usaha Sinar Mas Group itu pun melancarkan berbagai upaya, dari iklan di media massa hingga menggelar event touch point untuk "jemput bola" ke pelanggan.

Pengguna CDMA Smartfren bisa mendapatkan kartu 4G baru dengan nomor yang sama. Soal penyediaan handset, Derrick mengatakan pihak Smartfren menawarkan sejumlah ponsel 4G dari seri Andromax dengan harga terjangkau, termasuk feature phone 4G Andromax Prime.

Baca juga : Smartfren Rilis Andromax Prime, Feature Phone 4G Rp 350.000

"Jadi kalau mau pakai HP rasa jadul tapi kemampuan modern 4G juga bisa. Harga pasaran Rp 349 ribu saja," ujar Derrick ketika dihubungi KompasTekno, Rabu (25/10/2017).

Jaringan CDMA Smartfren sendiri saat ini hanya tersisa di kota-kota besar di Pulau Jawa saja, sementara daerah lain sudah beralih ke 4G LTE.

Direktur Utama Smartfren Merza Fachys mengatakan angka pengguna jaringan CDMA sudah menyusut jauh dibanding jumlah keseluruhan pelanggan Smartfren sebesar 12 juta.

"(Jumlah pelanggan CDMA) Tinggal ratusan ribu kok," ujar Merza.

Tergantung profil konsumen

Sisa pelanggan CDMA Smartfren diharapkan sudah bermigrasi ke 4G LTE sebelum jaringan CDMA dimatikan selambat-lambatnya pada Desember 2017, menurut Derrick.

Di samping berbagai model handset murah, Smartfren juga coba membujuk pelanggan CDMA agar mau "move on" dengan mengiming-imingi perangkat 4G gratis.

Derrick mengatakan bahwa promo khusus dari pihaknya ini bisa diketahui lebih lanjut dengan mengirimkan SMS berbunyi "LTE" (tanpa tanda kutip) ke nomor 6046.

"Nanti bisa ada balasan dapat yang mana promonya, mulai dari diskon sampai gratis HP," ujar dia.

Jenis promo yang ditawarkan, menurut Derrick, disesuaikan dengan profil pelanggan terkait.

Ada dua parameter yang dijadikan pertimbangan, yakni sudah berapa lama menjadi pelanggan Smartfren dan berapa rata-rata belanja pulsa tiap bulannya. Semakin lama dan semakin besar, maka promo yang ditawarkan juga semakin bernilai.

"Bisa juga datang langsung ke galeri-galeri atau seluruh toko-toko HP yang ikut program migrasi Smartfren," pungkas Derrick.

Baca juga : CDMA Smartfren Dipastikan Dimatikan Tahun Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X