Lenovo dan Intel Ingin Hilangkan Password

Kompas.com - 26/10/2017, 18:05 WIB
SVP & GM Consumer Business Segment Lenovo, Jeff Meredith dalam peluncuran Yoga 920 di Berlin Jerman, Kamis (31/8/2017) malam. KOMPAS.com/BAMBANG PJSVP & GM Consumer Business Segment Lenovo, Jeff Meredith dalam peluncuran Yoga 920 di Berlin Jerman, Kamis (31/8/2017) malam.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Lenovo, bekerja sama dengan Intel, mengumumkan beberapa seri laptop pertama dengan sistem keamanan online yang mengacu kepada standarisasi Fast Identity Online (FIDO) Aliance. Sistem keamanan semacam ini mengizinkan pengguna laptop Lenovo untuk mengganti password dengan sidik jari, misalnya, untuk autentikasi keamanan di dunia maya.

Password sendiri saat ini sudah dianggap terlalu lemah untuk urusan autentikasi keamanan di internet. Berdasarkan data yang dilansir oleh Lenovo, sekitar 81 persen kebocoran data di internet terjadi karena password yang terlalu mudah ditebak, tidak diganti, atau dicuri.

Oleh karena itulah, baik Lenovo dan Intel, berniat untuk mengganti password dengan sistem keamanan lain, seperti sidik jari.  

Baca juga : Apple Bakal Bunuh Pemindai Sidik Jari?

Ada dua cara metode sistem autentikasi berbasis FIDO yang sudah bisa dijajal pengguna laptop baru Lenovo untuk autentikasi di dunia online.

Pertama, pengguna sudah tidak perlu menggunakan password untuk log in ke sebuah situs tertentu. Pengguna hanya perlu menggunakan sidik jari.

Kedua, pengguna tetap diharuskan untuk memasukkan username dan password di situs yang sudah mendukung FIDO, seperti Google, Facebook, dan Dropbox. Bedanya, pengguna harus menambah satu langkah keamanan lagi untuk membuka akun tersebut, entah dengan menekan tombol tertentu atau menggunakan sidik jari.

"Orang-orang membutuhkan keamanan tanpa kerumitan dan sistem keamanan built-in yang membantu melindungi mereka saat masuk ke situs web untuk media perbankan, perbelanjaan dan, sosial," kata Johnson Jia, Senior Vice President PC Lenovo dan Smart Devices Product Group.

Hal ini juga disambut antusias oleh pihak Intel dan FIDO. Menurut Brett McDowell, Direktur Eksekutif Aliansi FIDO, langkah ini dapat mendukung masyarakat untuk memindahkan keamanan akun mereka dengan media selain password.

"Langkah ini memperkuat autentikasi FIDO sebagai teknologi standar de facto untuk memindahkan dunia ke luar password, di semua perangkat yang terhubung dengan internet seperti PC, mobile, dan IoT," ujar McDowell.

Rencanaya, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Engadget, Kamis (26/10/2017), sistem keamanan dengan standarisasi FIDO ini bakal hadir di laptop keluaran terbaru Lenovo. Beberapa di antaranya seperti Yoga 920, ThinkPad X1, ThinkPad X1 Carbon, dan IdeaPad 720S.

Sistem keamanan ini juga mendukung teknologi Intel Online Connect, yang hadir di Intel Core generasi ke-7 dan ke-8.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ENGADGET
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.