3 Karyawan Wanita Gugat Uber atas Tuduhan Diskriminasi Gender

Kompas.com - 27/10/2017, 07:28 WIB
Ilustrasi aplikasi Uber Says.comIlustrasi aplikasi Uber
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Perusahaan ride-sharing, Uber sedang dibanjiri berbagai gugatan hukum. Sebelumnya, perusahaan transportasi online ini mendapat tuduhan pelecehan seksual dari mantan pegawainya Susan Fowler yang menulis ceritanya di blog pribadi.

Selang beberapa waktu, Uber 'ditinggal' sang pendiri sekaligus CEO-nya, Travis Kalanick yang mengundurkan diri pada Juni 2017. Kalanick mendapat desakan dari investor. Kini, Uber menghadapi tuduhan diskriminasi gender oleh pegawainya.

Tiga pegawai wanita Uber berdarah Latin, Ingrid Avendano, Roxana del toro Lopez, dan Ana Medina mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi San Francisco, California Utara pada Selasa (24/10/2017).

Mereka menggugat Uber atas tuduhan diskriminasi gender dan minoritas pekerja tertentu, yang mengakibatkan mereka kehilangan penghasilan, promosi jabatan, dan keuntungan seperti bonus.

"Pegawai wanita dan mereka yang memiliki warna (kulit) diremehkan secara sistematis dibanding pegawai pria, karyawan yang berkulit putih, atau rekan Asia-Amerika." Demikian dirangkum KompasTekno dari Gizmodo, Jumat (27/10/2017)

Baca: Rapat soal Seksis, Direksi Uber Malah Sebut Perempuan Bikin Berisik

Dari tiga pegawai tersebut, hanya Ana Medina yang masih bekerja untuk Uber. Sementara dua temannya telah mengundurkan diri pada musim panas tahun ini.

Sementara itu di Inggris, Uber mendapat gugatan dari uni perdagangan GMB atas tuduhan tidak mampu memberikan keamanan yang memadai terhadap driver wanita. Uber telah memecat lebih dari 20 pekerjanya pada Juni setelah tuduhan pelecehan seksual tersebar luas.

Baca juga : Pegawai Uber Sebar Petisi, Minta Travis Kalanick Kembali Dijadikan CEO

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gizmodo,CNET
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X