Donald Trump "Nge-tweet" Pakai Alat Khusus di China

Kompas.com - 09/11/2017, 15:20 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Kegemaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melemparkan kicauan melalui jejaring sosial Twitter tampaknya tak bisa dihentikan. Bahkan, ia tetap berkicau meski berada di negara yang memblokir layanan tersebut.

Pada 8 November, orang nomor satu AS itu mengunjungi China. Negara tersebut memang memblokir berbagai layanan internet, termasuk Twitter. Meski begitu, Donald Trump diketahui tetap nge-tweet saat berada di Negari Tirai Bambu.

Lantas, bagaimana cara Donald Trump bisa terus posting di Twitter? Menurut seorang pegawai senior Gedung Putih, tim kepresidenan membawa sebuah alat khusus yang membuat presiden mampu menghindari blokir internet di China.

Meski begitu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Business Insider, Kamis (9/11/2017), tidak diketahui alat khusus apa yang dimaksud oleh sang pegawai itu. Saat ini, memang beredar berbagai hardware dan software untuk menghindari blokir internet di suatu negara.

Baca juga : Akun Twitter Donald Trump Hilang 11 Menit

Dalam akun resminya di Twitter, Presiden ke-45 Amerika Serikat ini mengucapkan terima kasih kepada orang nomor satu di China, Presiden Xi Jinping atas jamuan makan malam di Beijing.

Donald Trump sendiri pernah menceritakan alasan tetap gemar berceloteh di Twitter. Ia mengungkapkan bahwa akun Twitter pribadinya berfungsi sebagai "senjata" untuk balik menyerang apabila dia merasa tersinggung.

Donald Trump mengakui bahwa ada sebagian kawan yang menyarankan supaya dia tidak memakai media sosial. Tapi Donald Trump berpikir lain. Bagi presiden negara adidaya sekaligus pengusaha ini, Twitter adalah tool berguna untuk membela diri di tengah-tengah publik dan media yang kritis akan segala langkahnya.

Baca juga : Donald Trump Gemar Berceloteh di Twitter, Ini Alasannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.