Hari Pertama Beroperasi, Bus Swakemudi Kecelakaan

Kompas.com - 10/11/2017, 07:22 WIB
Potongan video rekaman KSNV News 3 memperlihatkan situasi saat bus swa kemudi berwarna biru mengalami kecelakaan di Las Vegas, AS. KSNV News 3Potongan video rekaman KSNV News 3 memperlihatkan situasi saat bus swa kemudi berwarna biru mengalami kecelakaan di Las Vegas, AS.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Kendati dibekali berbagai macam sensor dan diklaim lebih aman dibanding pengemudi manusia, kendaraan swakemudi tak sepenuhnya bisa menghindari kecelakaan.

Contoh terbarunya adalah sebuah bus shuttle swakemudi (tanpa sopir) di Las Vegas, Amerika Serikat. Bus swakemudi itu langsung terlibat kecelakaan di jalanan, dua jam setelah beroperasi pertama kali di jalanan, Rabu (8/11/2017) kemarin.

Sebabnya, saat bus swakemudi sedang melintas, truk pengirim barang yang dikemudian sopir manusia tiba-tiba masuk ke bahu jalan, setelah mengantar kiriman ke sebuah rumah.

Sensor di bus swakemudi mendeteksi pergerakan truk dan menghentikan kendaraan. Sayang, tidak demikian halnya dengan pengemudi truk yang agaknya tak melihat bus di jalan.

"Truk pengirim itu tidak berhenti. Akibatnya, truk menyerempet fender depan bus shuttle," sebut seorang perwakilan pemerintah kota Las Vegas, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Jumat (10/11/2017).

Baca juga : Taksi Tanpa Sopir Google Masih Susah Belok Kiri

Disebutkan bahwa kecelakaan ini sepenuhnya diakibatkan oleh kesalahan manusia (si pengemudi truk), bukan bus swakemudi.

Untung saja ke-8 penumpang yang sedang diangkut oleh bus saat itu tidak terluka. Namun bus shuttle terpaksa dikandangkan usai kecelakaan tersebut.

Bus swakemudi berukuran kecil ini dibikin oleh perusahaan startup Perancis bernama Navya, dan dioperasikan oleh perusahaan transportasi swasta, Keolis yang juga berasal dari Perancis.

Sang bus shuttle hanya melayani rute memutar sepanjang 1 km di pusat kota Las Vegas untuk memberi tumpangan gratis pada warga. Sebelumnya, bus sudah dinyatakan lolos uji coba pada Januari 2017 lalu.

Bus tanpa sopir ini sanggup mengangkut 12 pemumpang. Di dalam bus ada monitor komputer, GPS, dan sensor-sensor elektronik berikut seorang pengawas, tapi tak ada pedal rem ataupun roda kemudi.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X