Fokus Kembangkan Jaringan, Indosat Tinggalkan Bisnis Digital

Kompas.com - 16/11/2017, 16:35 WIB
Direktur Utama sekaligus CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi. Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.comDirektur Utama sekaligus CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi.
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung Rabu (15/11/2017) lalu, Joy Wahjudi resmi menjabat sebagai Presiden Direktur sekaligus CEO Indosat Ooredoo. Ia menggantikan Alexander Rusli yang melepas jabatannya dari operator seluler bernuansa kuning itu sejak September 2017 lalu.

Ditemui usai acara “Digital Economic Briefing 2017” di Kantor Indosat Ooredoo, Kamis (16/11/2017), Joy Wahjudi berbagi visi-misinya sebagai pemimpin perusahaan, hingga kontrak kerja yang berlaku hingga lima tahun mendatang.

“Kami ingin fokus di bisnis utama kami sebagai penyedia jaringan. Jadi saya mau pastikan pembangunan jaringan jalan dengan baik, jangan sampai tersendat-sendat,” Joy menuturkan.

Lebih lanjut, Joy Wahjudi juga menegaskan Indosat Ooredoo tak mau lagi mencoba bisnis-bisnis baru di luar jaringan. Diketahui, sebelumnya Indosat Ooredoo sempat mengembangkan bisnis digital e-commerce bertajuk “Cipika” yang belakangan ditutup.

Baca juga : Indosat Menyerah dari Bisnis Digital, Ini Alasannya

“Tahun-tahun sebelumnya kita banyak bermain-main bikin bisnis ini itu (digital), sekarang semua kita setop. Kita back to basic,” kata dia.

“Semua industri digital kan bertumpu pada jaringan juga. Jadi kami fokuskan ke jaringannya aja,” Joy menambahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Target operator terbesar kedua di Indonesia

Kendati begitu, dari 100 persen biaya belanja alias capital expenditure (capex), Indosat Ooredoo masih akan mengalokasikan 20 persen untuk bisnis selain jaringan. Namun dana itu dialokasikan untuk bisnis B2B.

“Kita masih ada juga alokasi untuk B2B, ada anak perusahaan kita misalnya Lintasarta dan Artajasa. Tapi alokasinya nggak besar,” ujarnya.

Sisa 80 persen capek bakal digunakan Indosat Ooredoo untuk memperkuat jaringan.

Lantas, bagaimana dengan target bisnis Indosat Ooredoo? Joy Wahjudi mengatakan ingin memperkuat posisinya sebagai operator seluler nomor dua di Indonesia. Menurut dia, merebut posisi nomor satu masih belum realistis.

“Kita realistis ajalah, memperkuat di posisi nomor dua. Target bisnis kalau ditanya ya ingin untung sebesar-besarnya. Caranya jualan sebanyak-banyaknya, kalau nggak bisa berarti efisiensikan biaya belanja,” ia menjelaskan.

Baca juga : Joy Wahjudi Resmi Jabat Direktur Utama Indosat Ooredoo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.