Line Indonesia Akuisisi Startup Lokal TemanJalan

Kompas.com - 23/11/2017, 13:52 WIB
ilustrasi screenshotilustrasi
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Line, penyedia layanan pesan instan asal Jepang tampaknya menaruh perhatian kepada platform chatbot buatan startup lokal Indonesia. Terbukti dengan langkah Line Indonesia yang mengakuisisi startup TemanJalan.

Pengumuman akuisisi TemanJalan oleh Line Indonesia dilakukan pada Rabu (23/11/2017). Tidak disebutkan berapa dana yang digelontorkan Line Indonesia untuk mengakuisisi TemanJalan.

TemanJalan sendiri merupakan startup lokal yang membuat solusi layanan transportasi untuk mahasiswa. Layanan ini dalam operasinya menggunakan sarana chatbot.

Akusisisi ini menurut Line Indonesia dilakukan mendukung pengembangkan platform chatbot di Indonesia. Selain itu, Line Indonesia juga berharap mendapat pengetahuan lebih banyak lagi guna meningkatkan kinerja bisnis ke depannya.

“Bersama TemanJalan, kami mendapatkan tim developer baru yang dapat meningkatkan kemampuan kami dalam mengembangkan platform chatbot serta wawasan yang mendalam tentang pasar di Indonesia," ujar Dale Kim, Managing Director Line Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (23/11/2017).

Baca juga : Ini Strategi Line Lawan WhatsApp dan BlackBerry Messenger

Sedangkan bagi TemanJalan, akuisisi ini menandakan keseriusan Line dalam membina dan mendukung komunitas lokal.

“Kami sangat senang bisa bergabung dengan Line. Akuisisi ini merupakan sebuah bentuk kepercayaan pada produk dan developer Indonesia,” ujar  Fauzan Helmi Sudaryanto, Co-Founder sekaligus CEO TemanJalan.

Logo Line di acara Line Conference 2016 di Tokyo.Deliusno/KOMPAS.com Logo Line di acara Line Conference 2016 di Tokyo.
Sebelum diakuisisi Line,TemanJalan telah menerima perhatian dan pengakuan dari dunia internasional melalui Line Bot Awards. Saat itu, mereka meraih penghargaan pada kategori lokalisasi.

Saat awal mula didirikan, TemanJalan telah mengembangkan layanannya di beberapa platform. Namun menurut pengembang, jumlah pengembang yang didapat belum seberapa.

Berselang waktu, TemanJalan mulai mengaitkan platformnya dengan Line melalui chatbot. Saat itulah pengguna TemanJalan mulai melonjak hingga 70 kali lebih banyak dibanding saat menggunakan platform lainnya.

Baca juga : TemanJalan Rilis Aplikasi iOS dan Android

Layanan TemanJalan menarik minat mahasiswa untuk berangkat ke kampus, karena tarifnya yang lebih murah dibandingkan ojek online. Pelanggan hanya diwajibkan membayar Rp 20.000 untuk enam trip tumpangan ke kampus.

Sedang bagi pengendara, mereka akan mendapatkan poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah menarik, seperti voucher MAP, voucher bahan bakar minyak (BBM), dan pulsa.
 
Menurut informasi yang tersedia di laman Teman Jalan, startup tersebut telah beroperasi di 50 kampus dengan match perjalanan mencapai 100.000. Penggunanya juga diklaim telah mencapai 21.000.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X