Smartphone Asus, Sempat Meraja Kini Terlempar dari 5 Besar Indonesia

Kompas.com - 24/11/2017, 16:06 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

Selain Oppo yang sejak tahun lalu sudah menempati urutan kedua dan memepet Samsung selaku pimpinan pasar, ada Vivo yang pada kuartal III 2017 masuk daftar 5 besar pabrikan smartphone Indonesia untuk pertama kalinya dengan raihan pangsa pasar 7,5 persen.


Xiaomi pun tak mau kalah berpomosi. Menurut IDC, pabrikan ini rajin menggenjot aktivitas offline retail dan memasang berbagai iklan di tempat ramai. Xiaomi berhasil duduk di urutan ke-5, persis di bawah Vivo

Dengan kata lain, tiga dari lima pabrikan smartphone terbesar di Indonesia dikuasai oleh merek dari Negeri Tirai Bambu. Hanya ada satu vendor lokal yang masih bertahan di daftar 5 besar IDC, yakni Advan dengan pangsa pasar 8,3 persen.

Baca juga : Begini Kata Asus soal Serbuan Smartphone China

Sempat nomor satu

Asus mulai naik daun di pasaran smartphone Indonesia pada 2014 lewat rilis seri ZenFone yang dibanderol terjangkau. Saat melepas generasi ke-2 ponsel ZenFone pada 2015, vendor ini menargetkan akan duduk di posisi kedua di Indonesia.

Seri ZenFone 2, dibantu model berharga terjangkau ZenFone Go dan ZenFone Selfie, sukses mengantar Asus menggapai cita-cita tersebut, bahkan melewatinya pada kuartal IV 2015.

Saat itu, Asus mencatat mencatat raihan pangsa pasar smartphone teratas di Indonesia dengan market share sebesar 21,9 persen, di atas Samsung dengan pangsa pasar 19,7 persen. Angka tersebut diambil dari laporan Asia/Pacific Quarterly Mobile Phone Tracker IDC yang dirilis pada Februari 2016.

Secara keseluruhan sepanjang 2015, Asus duduk di urutan kedua pasaran smartphone Indonesia dengan market share 15,9 persen, persis di bawah Samsung yang memimpin dengan 24,8 persen.

Asus sempat duduk di puncak pasaran smartphone Indonesia pada akhir 2015.IDC Asus sempat duduk di puncak pasaran smartphone Indonesia pada akhir 2015.

Terdapat jeda cukup jauh antara rilis ZenFone 2 dan penerusnya, ZenFone 3 di Indonesia. Seri smartphone ZenFone 2 dilepas pada April 2015, sementara ZenFone 3 baru resmi masuk Indonesia lebih dari setahun setelahnya pada September 2016.

ZenFone 3 sekaligus menandai masuknya Asus ke kelas smartphone premium. Setelah sebelumnya hanya berkonsentrasi di kelas entry level dan menengah, pabrikan ini memberanikan diri merilis produk ZenFone 3 Deluxe dengan banderol mencapai belasan juta rupiah.

Asus turut menyediakan model-model ZenFone 3 lain yang berbanderol lebih bersahabat, seperti ZenFone 3 Max yang dibanderol di kisaran Rp 2 jutaan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.