Telkomsel Luncurkan Solusi Pemantau Kendaraan FleetSight

Kompas.com - 27/11/2017, 13:39 WIB
Telkomsel meluncurkan layanan IoT FleetSight di Jakarta, Senin (27/11/2017). Solusi ini ditujukan bagi perusahaan yang ingin memantau armada mobilnya. Reska K. Nistanto/KOMPAS.comTelkomsel meluncurkan layanan IoT FleetSight di Jakarta, Senin (27/11/2017). Solusi ini ditujukan bagi perusahaan yang ingin memantau armada mobilnya.
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis Internet of Things ( IoT) Telkomsel diekspansi lagi dengan meluncurkan layanan baru, FleetSight. Layanan ini ditujukan untuk perusahaan yang ingin memantau pergerakan armada mobilnya.

Dalam layanan FleetSight, perangkat berbasis GPS akan disematkan pada armada, dan terhubung dengan platform melalui jaringan 2G/3G Telkomsel. Selanjutnya melalui jaringan internet, semua data dan informasi mengenai armada bisa diakses oleh pengguna melalui Web Dashboard.

"Ini adalah solusi bagaimana perusahaan me-manage fleet agar bisa lebih aman, efisien, dan membantu meningkatkan produktivitas," ujar Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di acara peluncuran FleetSight di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Menurut Ririek, beda layanan FleetSight yang ditawarkan Telkomsel adalah, jika solusi yang disediakan perusahaan lain harus membeli perangkat dan berlangganan paket data dari operator seluler secara terpisah, maka dengan layanan FleetSight dari Telkomsel ini sudah menjadi satu.

Meski demikian, Ririek menjelaskan, jika perusahaan atau konsumen ingin membeli device-nya saja pun tidak masalah. "Kalau beli putus tidak masalah," ujar Ririek.

Perangkat Onboard Diagnostic (OBD) Telkomsel FleetSight yang dipasang di mobil.Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Perangkat Onboard Diagnostic (OBD) Telkomsel FleetSight yang dipasang di mobil.
Hanya saja, Ririek menjelaskan, dengan jangkauan coverage yang dimiliki Telkomsel, perusahaan atau konsumen yang berada di daerah mana pun dijamin tetap terkoneksi. Bahkan, Ririek menjanjikan jika ada daerah yang belum ada coverage Telkomsel, pihaknya siap mendukung.

"Untuk perusahaan yang berada di pinggiran, dimana coverage Telkomsel belum ada, bisa kita perluas coverage-nya, bisa kita customize coverage kita," kata Ririek.

Tiga nilai lebih FleetSight

Sementara Vice President Internet of Things (IoT) Telkomsel, Marina Kacaribu menjelaskan, setidaknya ada tiga nilai lebih (value) yang bisa diperoleh konsumen jika mengadopsi layanan FleetSight ini, yaitu keamanan, produktivitas, dan integrasi bisnis.

Dalam hal keamanan, perusahaan bisa melacak keberadaan kendaraan secara real time, serta memonitor perilaku pengemudi.

Dalam hal produktivitas, Marina mengatakan pelanggan bisa mengoptimalkan penggunaan kendaraan, serta memonitor pengeluaran, termasuk pengeluaran untuk BBM pun bisa diperhitungkan. Bahkan Marina mengklaim, dari studi kasus yang telah dilakukan, FleetSight bisa mengurangi pengeluaran BBM sebesar 20 hingga 30 persen.

Sementara dalam hal integrasi, pelanggan diberikan dashboard analitik yang bisa diintegrasikan dengan sistem legacy milik perusahaan. Mereka bisa mendapatkan berbagai insight dari data yang didapat.

FleetSight dikembangkan Telkomsel dengan menggandeng Sascar, perusahaan teknologi yang telah diakuisisi oleh pabrikan ban Perancis, Michelin pada 2014 lalu. Saat ini, beberapa perusahaan yang telah menggunakan solusi FleetSight dari Telkomsel antara lain Astra Daihatsu, PT Pamapersada Nusantara, dan Koperasi Telekomunikasi Seluler.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X