Internet 4G Bakal Lebih Cepat, Telkomsel Jamin Tarif Tidak Naik

Kompas.com - 29/11/2017, 09:23 WIB
(Kiri-kanan): Edward Ying, Direktur Planning & Transformation Telkomsel; Ririek Adriansyah, CEO Telkomsel; Bob Apriawan, Direktur Network Telkomsel, mengumumkan komersialisasi jaringan 4G LTE frekuensi TDD 2,3 GHz di Jakarta, Selasa (28/11/2017). Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.com(Kiri-kanan): Edward Ying, Direktur Planning & Transformation Telkomsel; Ririek Adriansyah, CEO Telkomsel; Bob Apriawan, Direktur Network Telkomsel, mengumumkan komersialisasi jaringan 4G LTE frekuensi TDD 2,3 GHz di Jakarta, Selasa (28/11/2017).
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaringan internet 4G LTE Telkomsel dijanjikan bakal semakin cepat, memungkinkan streaming video tanpa buffering. Hal ini berkat implementasi pita frekuensi 30 MHz di spektrum 2,3 GHz yang berbasis teknologi Time Division Duplex (TDD).

Frekuensi tersebut dimenangkan Telkomsel lewat mekanisme tender pada akhir Oktober 2017 lalu. Operator pelat merah berani menggelontorkan duit Rp 1,007 triliun atau dua kali lipat di atas harga dasar yang ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika, demi menambah spektrum.

Meski demikian, Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, menegaskan penerapan jaringan LTE-TDD tak serta-merta berimplikasi pada kenaikan tarif internet untuk pelanggan. Menurut dia, pemanfaatan LTE-TDD ini justru lebih efisien dari segi belanja modal alias capex untuk jangka panjang.

“Tarif sama aja dengan yang sekarang,” ujarnya usai konferensi pers, Selasa (28/11/2017), di Telkomsel Smart Office, Jakarta.

“Untuk menambah kapasitas yang sama kita bisa lebih murah (dengan LTE-TDD 2,3 GHz) dibandingkan sebelumnya. Spending capex yang sama kita dapat kapasitas lebih besar karena spektrumnya longgar,” ia menjelaskan.

Selain itu, internet cepat juga menstimulasi peningkatan konsumsi data pelanggan. Ririek berdalih belum menghitung potensi kenaikannya, namun jika merujuk ke rekam jejak perpindahan dari 3G ke 4G kira-kira bisa mencapai 20 hingga 30 persen.

“Saya belum yakin, tapi kira-kira berpotensi naik yang sama (20 sampai 30 persen),” ia menuturkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiap tahun Telkomsel mencatat kenaikan trafik penggunaan internet rata-rata 120 persen. Ke depan, Ririek melihat potensi pertumbuhan yang positif berkat layanan yang lebih baik dan penetrasi smartphone yang semakin gencar.

Sebagai langkah awal, Telkomsel bakal membangun 500 BTS berbasis LTE-TDD di Jabodetabek, Bandung, dan Palembang hingga akhir 2017. Selanjutnya Telkomsel akan membangun pula di kota-kota lainnya yang membutuhkan penambahan kapasitas.

Secara umum, pengantaran jaringan internet maksimal alias peak throughput dengan LTE-TDD yang mengeksploitasi penggabungan frekuensi atau carrier aggregation bisa meningkatkan kecepatan hingga 2,5 kali lipat dibandingkan LTE-FDD yang selama ini dipakai. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.