Peneliti Ungkap Bahaya Pemakaian Charger Palsu di iPhone

Kompas.com - 10/12/2017, 12:11 WIB
Polisi sedang menyelidiki barang bukti, yakni sebuah iPhone 4, kabel data USB, alat pengisi daya baterai, dan cable roll. Screenshot CCTVPolisi sedang menyelidiki barang bukti, yakni sebuah iPhone 4, kabel data USB, alat pengisi daya baterai, dan cable roll.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Jika Anda pengguna iPhone, berhati-hatilah saat memilih perangkat pengisi daya ( charger). Sebab, charger palsu bisa saja mengancam keselamatan perangkat dan keselamatan jiwa pengguna iPhone.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh spesialis perangkat elektronik, 49 dari 50 perangkat palsu gagal melewati tes kelayakan.

Menurut para ahli yang tergabung dalam Electrical Safety First itu, satu dari tiga pengisi daya yang diuji gagal dalam setiap bagian tes kelayakan. Terutama saat tes kekuatan listrik.

"Kami menguji berbagai pengisi baterai iPhone palsu dan menemukan bahwa 98 persen dari mereka memiliki potensi untuk menyebabkan sengatan listrik yang mematikan atau percikan api," tulis Safety First dalam laman blognya.

Munculnya percikan api pada perangkat charger tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah penggunaan bahan dengan kualitas di bawah standar yang ditentukan.

Ini akan memicu hubungan pendek listrik pada rangkaian yang berakibat meledaknya perangkat tersebut. Jika ledakan terjadi saat perangkat digunakan, keselamatan pengguna bisa jadi taruhan.  

Menurut data konsumen di Inggris, peredaran pengisi daya palsu di negaranya bisa dibilang cukup besar. Dari 400 charger palsu, 397 di antaranya gagal lolos sebagai perangkat yang aman bagi penggunanya.

Baca juga : Apa Bedanya Charger iPhone Orisinal dan KW

Di Indonesia, sejumlah pengguna iPhone lebih memilih menggunakan pengisi daya palsu yang dijual bebas di pasaran. Alasannya, harga perangkat palsu yang ditawarkan lebih murah dibandingkan buatan asli buatan Apple.

Contohnya Ori. Gadis yang sudah menjadi pengguna setia iPhone selama lebih dari dua tahun ini memilih membeli kabel pengisi daya palsu dibandingkan aslinya.

"Kabel asli kan cepat rusak, jadi lebih baik beli yang nggak orisinal," ujarnya.

Saat ditanya pendapatnya mengenai pengaruhnya pada perangkat, Ori mengaku tidak takut jika sesuatu terjadi pada perangkatnya. "Saya bertanya pada penjualnya di counter, katanya sama saja," tambah Ori.

Baca juga : Apple Terangkan Ciri Charger iPhone dan iPad Asli

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X