Fitur DM Instagram Jadi Aplikasi Chatting Terpisah?

Kompas.com - 11/12/2017, 07:03 WIB
Ilustrasi Instagram IstIlustrasi Instagram
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Sebagai 'orang tua', Facebook juga ingin mewariskan sesuatu ke salah satu anaknya, Instagram. Strategi Facebook Messenger rencananya akan diadopsi Instagram dengan memecah fitur pesan langsung atau direct message (DM) ke aplikasi mandiri bernama Direct.

Aplikasi ini sedang diuji cobakan di beberapa negara, yakni Chili, Israel, Italia, Portugal, Turki dan Uruguay.

Ketika salah satu pengguna Instagram di negara tersebut memasang Direct di perangkat, maka secara otomatis kotak masuk (inbox) di aplikasi utama Instagram akan berpindah ke aplikasi Direct untuk percakapan lebih pribadi dengan pengguna lain.

Alasan pengembangan produk menjadi pertimbangan Instagram. Hal ini disampaikan oleh manajer produk Instagram, Hemal Shah yang mengatakan beberapa fitur lebih bisa dikembangkan jika direct message (DM) menjadi aplikasi yang lebih mandiri dibanding saat menginduk ke aplikasi utama.

Baca juga : Diperbarui, Instagram Direct Bisa Kirim Foto Vertikal dan Horizontal

Dirangkum KompasTekno dari Andorid Authority, Senin (11/12/2017), ada tiga layar utama yang baru tersedia di Direct, yakni menu pengaturan, pesan masuk untuk memeriksa pesan, dan layar utama untuk mengetik pesan atau berkirim foto dan video. Ketika menggeser layar ke kanan, pengguna akan masuk ke aplikasi utama Instagram. 

Direct diklaim bakal memiliki empat filter eksklusif untuk foto dan video yang saat ini tidak tersedia di aplikasi utama Instagram. Salah satunya adalah filter lucu yang secara acak mengganti suara pengguna menjadi bleeps dan menutup bagian mulut.

Facebook Messenger yang telah berdiri secara mandiri pada 2014, telah digunakan 1,3 miliar penguna. Meskipun secara aplikasi terpisah, namun Messenger masih bisa didapati di platform utama Facebook versi desktop.

Baca juga : Instagram Sekarang Bisa Balas DM Pakai Gambar

Seiring meningkatnya jumlah pengguna, Facebook Messenger juga mengembangkan beberapa fitur baru yang terpisah dari aplikasi utama Facebook. Misalnya pengiriman uang secara langsung ke pengguna lain melalui sistem pembayaran di PayPal. Selain itu, Facebook juga melakukan monetisasi dengan menyelipkan iklan ke percakapan pengguna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.