Rangkaian IWIC 2017 Selesai, Ini Para Pemenangnya

Kompas.com - 14/12/2017, 10:03 WIB
Grand Final IWIC-11, Rabu (13/12/2017), di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comGrand Final IWIC-11, Rabu (13/12/2017), di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta.
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Rangkaian kompetisi inovasi teknologi  Indosat Wireless Innovation Contest ( IWIC) ke-11 akhirnya mencapai puncaknya pada Rabu (13/12/2017), setelah dimulai pada akhir September lalu.

Mengusung tema “Digital Nation”, IWIC 11 Indosat menerima lebih dari 3.000 ide dan aplikasi dari empat kategori yang dilombakan, masing-masing adalah Kids & Teens, Beginner, Professional, serta Women & Girls.

Keempat kategori menuntut peserta adu kreativitas untuk menciptakan solusi digital di bidang Entertainment, Utility, Media, dan Special Needs. Para peserta bebas menggunakan platform apa saja, baik Android, iOS, hingga Windows Mobile.

Adapun peserta tak cuma berasal dari Indonesia, melainkan juga Vietnam, Korea Selatan, India, Filipina, Singapura, bahkan Kenya. Kompetisi berskala global ini sedikit banyak mengasah daya saing anak-anak Indonesia menghadapi tantangan internasional.

Baca juga: IWIC 2017, Indosat Buka API untuk Pengembang Lokal

“Kami berkomitmen mendorong program pemerintah untuk transformasi digital pada 2020. Semuanya dimulai dari anak-anak kita,” kata CEO sekaligus Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, di atas panggung acara.

“Kami berharap IWIC bisa menjadi tempat lahir dan berkembangnya para developer muda Indonesia yang mampu bersaing di kancah global,” ia menambahkan.

Lantas, siapa saja pemenang ajang IWIC kali ini?

Kategori Kids & Teens (ideas)

Juara 1: Gavka (Mezbareta Fathir Gavindaffa / 12 Tahun / Jakarta). Gavka merupakan Robot Pintar Sahabat Anak Indonesia berbasis teknologi IoT yang akan mempermudah pengawasan bayi, balita, dan lansia melalui deteksi gerakan menggunakan sensor PIR motion.?

Juara 2: Smart Cage (Disya Erlina Audya / 15 Tahun / Bogor). Smart Cage merupakan sistem kandang ternak ayam pintar berbasis teknologi IoT (Internet of Things) dan M2M (Machine-to-Machine) sebagai solusi permasalahan peternakan unggas.

?Juara 3: Kerjaan (Galih Tegar Febrianto / 15 Tahun / Semarang)?. Kerjaan merupakan platform penghubung pelajar SMK dan mahasiswa teknik sebagai penyedia jasa, dengan masyarakat yang punya permasalahan teknis sehingga akan saling menguntungkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X