Google Translate Dikeluhkan Berlaku Seksis

Kompas.com - 15/12/2017, 15:56 WIB
Google Translate dinilai Seksis menentukan pekerjaan Rizky C. SeptaniaGoogle Translate dinilai Seksis menentukan pekerjaan
|
EditorReza Wahyudi

 

KOMPAS.com - Aplikasi alih bahasa Google Translate dianggap melakukan praktik diskriminasi berdasarkan gender atau jenis kelamin ( seksis) saat melakukan penerjemahan kalimat. Kasus ini pertama kali ditemukan oleh seorang penulis yang bekerja di Universitas Chicago, Alex Shams.

Pada awalnya, Shams mencoba mengetikkan beberapa kalimat sederhana, seperti "dia adalah seorang dokter" dan "dia adalah seorang perawat" dengan menggunakan bahasa Turki.

Saat kalimat tersebut diterjemahkan ke bahasa Inggris, Ia pun terkejut. Alasannya, beberapa profesi atau pekerjaan langsung diasosiasikan kepada perempuan. Misalnya untuk pekerjaan mencuci baju dan profesi perawat.

Sedangkan pekerjaan lain seperti programer dan insirnyur diterjemahkan Google sebagai pekerjaan laki-laki. Menurut Shams, sistem penerjemahan pada Google Translate seksis dan bias gender.

Tanpa pikir panjang, Shams pun mengabadikan hasil temuannya melalui tangkapan layar dan menyebarkan penemuan itu melalui akun Twitter miliknya.

"Bahasa Turki merupakan bahasa yang netral terhadap gender. Tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Tapi, lihat apa yang terjadi ketika aku menerjemahkannya dalam bahasa Inggris," tulis Shams di akun Twitter miliknya. Kicauan ini telah di-retweet sebanyak lebih dari 15.000 kali.


Seorang yang penasaran dengan postingan Shams bernama Taika Dahlbom kemudian mencoba sendiri. Wanita asal Finlandia ini menguji alogaritma Google Translate dengan mengetikkan kata "dia" dalam bahasa ibunya.

Sama seperti Shams, Taika lantas menerjemahkan kata tersebut ke dalam bahasa Inggris. Hasilnya, secara keseluruhan kata tersebut diterjemahkan ke dalam bentuk orang ketiga dari laki-laki.

"Lihat, bagaimana seksisme Google Translate. Bahasa Finlandia adalah bahasa netral. Tapi Google memilih untuk memberi gelar berdasarkan pekerjaan mereka," ujar Dahlbom.


Saat diuji KompasTekno, Google Translate juga menampilkan hasil terjemahan yang sama seperti yang dikeluhkan di atas. Meski hasilnya tidak konsisten. Misalnya saat kalimat "dia seorang kuli bangunan" diterjemahkan, hasilnya adalah "she's a construction worker".

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X