Kompas.com - 21/12/2017, 17:32 WIB
|
EditorReza Wahyudi


KOMPAS.com - Keberadaan malware penambang mata uang digital seperti Bitcoin sudah lama menghantui pengguna perangkat komputer dan gadget. Biasanya, malware jenis ini menyusup perangkat melalui jaringan internet.

Kini, sebuah malware penambang cryptocurrency dikabarkan tengah mengincar perangkat Android. Loapi namanya. Berdasarkan informasi yang beredar, virus ini berpotensi merusak perangkat Android terinfeksi.

Keberadaan Loapi ditemukan pertama kali oleh perusahaan keamanan internet Karspersky. Menurut Karspersky, Loapi menyusup ke perangkat Android melalui iklan berkedok aplikasi antivirus, SMS spam, dan konten dewasa.

Seperti dirangkum KompasTekno dari Trustedreview, Kamis (21/12/2017), Loapi dapat mengambil alih kontrol perangkat Android. Setelah itu, smartphone itu digunakan sebagai penambang mata uang digital, seperti bitcoin dan monerom.

Perangkat yang sudah terinfeksi oleh Loapi akan terus dipaksa untuk bekerja. Akibatnya, baterai menjadi panas sehingga dapat merusak smartphone.

Dalam uji coba yang dilakukan oleh peneliti Kaspersky Lab, baterai smartphone yang terinfeksi Loapi selama dua hari ini sampai rusak. Baterainya membengkak sampai membuat punggung ponsel terbuka. Smartphone pun otomatis tidak bisa dipakai lagi karena baterainya rusak.

Celakanya lagi, Loapi memiliki sistem pertahanan yang cukup kuat sehingga sulit untuk diberantas. Sebab saat pengguna berupaya untuk menghapus izin dari aplikasi yang terinfeksi Loapi, akan muncul pop-up yang menghalangi layar.

Meski berpotensi merusak perangkat, Karsperky menyebutkan bahwa Loapi tidak difungsikan untuk mencuri data pengguna seperti nomor identitas atau kartu kredit yang tersimpan pada perangkat. Meski begitu, keberadaan Loapi tetap perlu diwaspadai.

Baca juga : Kisah Bitcoin Senilai Rp 1 Triliun yang Terbuang ke Tempat Sampah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.