Bisnis Sewa Mobil Milik Uber Dijual - Kompas.com

Bisnis Sewa Mobil Milik Uber Dijual

Kompas.com - 27/12/2017, 12:10 WIB
Uber menggelar layanan ridesharing di Indonesia sejak tahun 2014.Oik Yusuf/KOMPAS.com Uber menggelar layanan ridesharing di Indonesia sejak tahun 2014.

KOMPAS.com - Salah satu tantangan menjadi sopir Uber adalah syarat harus memiliki kendaraan. Padahal, banyak orang yang andal sebagai sopir tapi tak punya cukup modal membeli mobil.

Uber pun punya solusi, yakni meminjamkan mobil kepada sopir-sopirnya melalui anak perusahaan yang dinamai “Xchange Leasing”. Perusahaan itu beroperasi di Amerika Serikat, tetapi dikabarkan segera pindah tangan.

Uber disebut-sebut hendak menjual bisnis penyewaan kendaraan untuk sopir-sopirnya itu ke marketplace khusus mobil bertajuk “Fair.com”. Hal ini terendus dari sumber dalam yang familiar dengan rencana tersebut.

Informasinya bisa dibilang masuk akal, sebab pada September lalu Uber resmi menutup bisnis Xchange Leasing. Alasannya, Uber ingin membangun bisnis yang modalnya lebih kecil, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (27/12/2017), dari GadgetsNow.

Daripada ditutup dan dibiarkan menjadi bangkai, agaknya menjual Xchange Leasing ke perusahaan lain adalah pilihan yang bijak. Adapun harga transaksi digadang-gadang mencapai 400 juta dollar AS atau Rp 5,4 triliun.

Xchange Leasing sendiri memiliki 40.000 kendaraan di 14 showroom yang tersedia di Amerika Serikat. Sopir Uber yang menyewa mobil di sana bisa membayar dengan pemotongan pendapatan setiap bulannya.

Uber dan Fair.com sama-sama masih enggan berkomentar atas isu yang beredar. Kita tunggu saja update berikutnya.


EditorReska K. Nistanto

Komentar
Close Ads X