Spanyol Izinkan Orangtua Baca Isi WhatsApp Anak

Kompas.com - 02/01/2018, 06:56 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Pengadilan tingkat rendah Kota Pontevedra, Spanyol memutuskan bahwa orangtua diperbolehkan membaca isi percakapan anaknya di aplikasi layanan pesan instan WhatsApp. Keputusan ini dilatarbelakangi oleh kasus seorang duda dua anak yang dituntut mantan istrinya, karena membaca isi pesan WhatsApp putri mereka yang berumur 9 tahun.

"Kedua anak saya mengatakan Ayah mereka membawa mereka ke kamar tidur dan mencari tahu percakapan anak perempuan saya dengan teman-temannya. Ia juga menanyakan password ponsel putra saya, namun putra saya menolaknya ", jelas sang mantan istri.

Meski istri tersebut berpendapat sang suami telah melanggar undang-undang privasi di Spanyol, namun pengadilan setempat berpendapat udang-undang itu bertabrakan dengan UU No. 154 di negara itu, yang mengatur tanggung jawab orangtua dalam mengawasi anak-anak di bawah umur.

Karena itu, sesuai peraturan di atas, hakim Maria del Rosario Cimadevila Cea memutuskan, WhatsApp dan media sosial lain yang digunakan anak-anak di bawah umur harus mendapat perhatian.

Baca juga : Emoji Jari Tengah WhatsApp Dianggap Melanggar Hukum India

"Harus ada perhatian dan kewaspadaan dari pihak orangtua atau wali demi melindungi keamanan anak di bawah umur", jelasnya, seperti dilansir KompasTekno dari media Spanyol, The Local, Selasa (2/1/2018).

Pengadilan mengklaim memiliki bukti lain bahwa sang ayah telah mendapat izin dari putrinya untuk membaca isi pesan WhatsApp bersama-sama. Bukti ini disebut mematahkan tuduhan penggugat yang menggunakan pasal 197 hukum pidana Spanyol. Pasal ini mengatur tentang penemuan dan pemberitahuan rahasia serta pelanggaran privasi.

Dalam pasal tersebut, tergugat dapat dijerat dengan hukuman empat tahun penjara dan denda. Sebaliknya, pengadilan Spanyol justru menjatuhi 'hukuman' bagi penggugat atau sang mantan istri untuk menanggung semua biaya hukum persidangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber The Local


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.