Kapal Selam Nuklir AS Dikendalikan Pakai Stick Xbox

Kompas.com - 03/01/2018, 17:12 WIB
Angkatan Laut AS sedang mencoba Kontroler kamera periskop Geek WireAngkatan Laut AS sedang mencoba Kontroler kamera periskop
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Sebuah kapal selam biasanya akan dilengkapi dengan periskop dan alat kendali lain. Sayangnya, peralatan itu tak akan ditemukan lagi pada kapal selam Angkatan Laut Amerika Serikat generasi baru.

Pada September 2017 lalu, Angkatan Laut Amerika Serikat mengganti periskop pada sejumlah kapal selam nuklirnya dengan perangkat yang lebih modern dan canggih. Uniknya, periskop itu dikendalikan dengan joystick milik konsol Xbox 360.

Periskop pada kapal selam nuklir AL AS ini diganti dengan dua tiang photonik yang dapat berputar 360 derajat. Tiang ini dilengkapi oleh kamera beresolusi tinggi.

Tidak seperti periskop konvensional yang citranya hanya dapat dilihat oleh satu orang, citra yang ditangkap oleh tiang photonik dapat ditampilkan di monitor besar, sehingga dapat dilihat oleh banyak orang.

Baca juga: Kapal Selam Nuklir AS Masih Pakai Disket dari Tahun 70-an

Sebelumnya, tiang photonik pada sejumlah kapal selam Amerika Serikat telah dioperasikan menggunakan joystik layaknya tuas kendali helikopter. Meskipun sudah tergolong canggih, penggunaan joystik masih dinilai merepotkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itulah Angkatan Laut Amerika Serikat mulai menggunakan pengontrol Xbox 360 yang bisa digenggam dua tangan, untuk mengoperasikan periskop canggihnya.

Berdasarkan keterangan yang dikutip KompasTekno dari Geek Wire, Rabu (3/1/2017), penggunaan joystick Xbox 360 di kapal selam dinilai lebih murah.

Produsen pembuatan kapal selam, Lockheed Martin menjabarkan bahwa pengendali joystik sejenis photonic mast hand grip dan imaging control panel dibanderol dengan harga 38.000 dollar AS (sekitar Rp 512 juta). Sedangkan kontroler Xbox yang biasanya harganya kurang dari 30 dollar AS (Rp 400.000-an)

Tentu saja, inovasi yang dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat tidak akan berhenti sampai di sini. Ke depannya, Angkatan Laut AS dan Lockheed Martin berupaya untuk menempatkan teknologi yang familiar pada awak kapal.

Tujuannya adalah untuk mengembangkan teknologi di mana orang muda sudah merasa nyaman dengannya. Contohnya adalah mengoperasikan kerja kapal selam dengan layar sentuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber GeekWire
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.