Apple Diminta Kaji Efek Kecanduan "Smartphone" bagi Anak

Kompas.com - 09/01/2018, 19:06 WIB
Ilustrasi penggunaan ponsel oleh anak-anak. SHUTTERSTOCKIlustrasi penggunaan ponsel oleh anak-anak.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com — Kemunculan smartphone sebagai perangkat multifungsi menimbulkan dampak tersendiri bagi sebagian penggunanya. Termasuk salah satunya masalah kecanduan smartphone di kalangan remaja dan anak-anak.
 
Melihat kenyataan itu, dua pemegang saham Apple, Jana Partners dan California State Teacher’s Retirement System (CalSTRS), meminta produsen iPhone X itu campur tangan dalam mengatasi masalah kecanduan smartphone yang dialami anak anak.

Melalui sebuah surat terbuka yang dilayangkan pada Apple melalui Wall Street Journal, Jana dan CalSTRS menuntut perusahaan besutan Steve Jobs itu mengembangkan software yang bisa digunakan orangtua untuk membatasi penggunaan smartphone.

Tuntutan tidak hanya sampai di situ. Berdasarkan kabar yang dirilis KompasTekno dari Financial Times, Selasa (9/1/2018), kedua investor ini juga meminta Apple untuk mengkaji dampak penggunaan smartphone secara berlebihan terhadap kesehatan mental penggunanya.
 
Menanggapi surat terbuka yang dilayangkan oleh dua pemegang sahamnya, Apple masih irit bicara hingga berita ini ditayangkan.

Diketahui, Jana dan CalSTRS menanam uang cukup besar di Apple. Jika digabungkan, keduanya memiliki aset senilai 2 miliar dollar AS (Rp 26 triliun) atau sekitar 1 persen dari total saham. Angka tersebut mungkin belum seberapa dibanding dengan valuasi saham Apple secara keseluruhan, yakni 890 miliar dollar AS (Rp 11.900 triliun).

Isu kecanduan smartphone di kalangan remaja dan anak-anak saat ini memang tengah jadi perhatian besar di Amerika Serikat. Berdasarkan riset yang dilakukan Common Sense Media pada 2016, separuh remaja di Amerika Serikat merasa kecanduan dengan smartphone dan merasa tertekan jika tidak segera membalas pesan singkat.

Contoh masalah ini dialami mantan bintang Disney, Selena Gomez. Ia pernah membatalkan tur dunia 2016 karena harus menjalani terapi depresi hasil dampak dari kecanduan media sosial.
 
Sejumlah orangtua di AS juga melaporkan, anak-anaknya tak bisa lepas dari gadget. Jika hal ini terus berlanjut, Jana dan CalsSTRS khawatir reputasi Apple bisa rusak sehingga berdampak pada penurunan harga saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.