Ini Poin-poin yang Jadi Fokus Kementrian Kominfo pada 2018

Kompas.com - 11/01/2018, 11:55 WIB
Menkominfo, Rudiantara, Rabu (10/1/2017), pasca menghadiri acara ulang tahun Bukalapak yang ke-8, di Jakarta. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comMenkominfo, Rudiantara, Rabu (10/1/2017), pasca menghadiri acara ulang tahun Bukalapak yang ke-8, di Jakarta.
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki tahun keempat kepemimpinannya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok.

Visi tersebut diwujudkan melalui proyek Palapa Ring, perluasan jaringan 4G, serta pembangunan High Throughput Satelite (HTS).

“Pokoknya broadband, broadband, broadband,” ujar Rudiantara saat ditemui KompasTekno, Rabu (10/1/2018) malam, di Jakarta.

Selain itu, industri perangkat telekomunikasi pun akan didorong lebih berbasis lokal, bukan cuma dari sisi hardware melainkan juga software. Aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang sempat berlarut-larut kini telah berjalan dan diharapkan mampu memelihara ekosistem.

Lebih rincinya, berikut beberapa poin penting yang difokuskan Menkominfo di sektor komunikasi dan telekomunikasi Tanah Air sepanjang 2018.

1. Palapa Ring beroperasi akhir 2018

Rudiantara sesumbar Paket Barat mulai beroperasi pada akhir kuartal pertama tahun ini. Pemasangan kabel serat optik sekitar 2.000 km akan mencakup wilayah Riau dan Kepulauan Riau sampai dengan Pulau Natuna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Konstruksi di Paket Barat bulan depan sudah selesai uji coba dan ready for service,” kata menteri yang kerap disapa Chief RA.

Selanjutnya Paket Tengah yang mencakup wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara sampai dengan Kepulauan Sangihe-Talaud, ditargetkan selesai pada pertengahan 2018. Total panjang kabel serat optik yang membentang sekitar 2.700 km.

Terakhir, Paket Timur yang dibagi menjadi timur bagian atas dan bagian bawah diharapkan selesai pada akhir 2018. Paket Timur ini mencakup Papua, Papua Barat, NTT, dan Maluku.

“Intinya sudah selesai 2018. Kalau ada tantangan di daerah Papua, mungkin sedikit melesat paling lambat awal 2019,” Rudiantara menuturkan.

Baca juga : Mangkrak 10 Tahun, Proyek Palapa Ring Ditargetkan Rampung 2018

2. Menetapkan pemenang tender High Throughput Satelite (HTS)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.