Kesalahan Peringatan Rudal di Hawaii Terjadi karena "UI" Membingungkan?

Kompas.com - 16/01/2018, 15:34 WIB
Warga melihat laporan berita menunjukkan peluncuran rudal balistik jarak-menengah Hwasong-12 melalui layar elektronik di stasiun Pyongyang, Korea Utara, dalam foto yang diambil Kyodo, Rabu (30/8/2017). ANTARA FOTO/KYODO/via REUTERSWarga melihat laporan berita menunjukkan peluncuran rudal balistik jarak-menengah Hwasong-12 melalui layar elektronik di stasiun Pyongyang, Korea Utara, dalam foto yang diambil Kyodo, Rabu (30/8/2017).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Ibarat petir di siang bolong, pada Sabtu pekan lalu, warga Hawaii di Amerika Serikat tiba-tiba saja dikagetkan oleh peringatan bahwa ada rudal balistik yang tengah meluncur ke kepulauan tersebut.

Setelah sempat menimbulkan kepanikan, peringatan ditarik kembali sekitar 38 menit kemudian. Hawaii Emergency Management Agency (HEMA) yang bertanggung jawab soal itu menyatakan bahwa ada pegawainya yang melakukan kesalahan saat memakai komputer untuk melakukan tes internal.

Ceritanya, pada Sabtu (13/1/2018) pagi sekitar pukul 8.05, sang pegawai yang namanya tidak disebutkan itu menjalankan program untuk memulai uji peringatan rudal secara internal.

Dalam program dia melihat dua opsi dalam sebuah menu drop down, masing-masing berbunyi “Tes peringatan rudal” dan “Peringatan rudal”. Mungkin karena bingung mana yang harus dipilih, si pegawai menekan opsi kedua sehingga peringatan rudal benar-benar dikeluarkan ke publik.

“Dalam kasus ini, operator memilih opsi menu yang salah,” sebut juru bicara HEMA Richard Rapoza, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Washington Post, Selasa (16/1/2018).

Pesan berbunyi “Ancaman rudal balistik meluncur ke Hawaii. Cari perlindungan secepatnya. Ini bukan latihan” yang seluruhnya tertulis dalam huruf kapital pun mendadak muncul di layar-layar ponsel warga Hawaii.

Sebuah pesan lebih panjang yang menjabarkan langkah-langkah perlindungan seperti “menjauhlah dari jendela” dan “segera menepi apabila sedang berkendara” ikut ditayangkan di siaran televisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya, ribuan orang panik. Terlebih, sebelum peringatan salah itu muncul, Amerika Serikat bersitegang dengan Korea Utara yang berkali-kali mengancam bakal menyerang Negeri Paman Sam dengan rudal balistik berhulu ledak nuklir.

Peringatan keliru mengenai ancaman rudal muncul di ponsel-ponsel milik warga Hawaii, Amerika Serikat, pada Sabtu pagi (13/1/2018).The Washington Post Peringatan keliru mengenai ancaman rudal muncul di ponsel-ponsel milik warga Hawaii, Amerika Serikat, pada Sabtu pagi (13/1/2018).

Antarmuka buruk?

Kepala otoritas telekomunikasi AS Federal Communications Commission (FCC) Ait Pai mengatakan peringatan keliru di Hawaii merupakan hal yang “sangat tidak bisa diterima”.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.