Google Luncurkan Kursus Online untuk "IT Support"

Kompas.com - 18/01/2018, 12:02 WIB
Ilustrasi tenaga IT Ilustrasi tenaga IT
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Google meluncurkan program pelatihan IT support dengan menggandeng Coursera, sebuah startup yang bergerak dalam bidang pendidikan pada Selasa (16/1/2018). 

Materi kursus dirancang oleh Google dan Coursera sebagai platform bertugas untuk mengajarkan dan memberikan tes untuk enam bidang dasar customer support.

Materinya antara lain, troubleshooting and customer service (pemecahan masalah dan pelayanan pelanggan), networking (jaringan),operating system (OS), sistem administrasi, otomatisasi, dan keamanan.

Dari data statistik Coursera, saat ini sebanyak 150.000 posisi IT support di Amerika Serikat (AS) masih kosong. Kabar baiknya, calon peserta pelatihan tidak perlu memiliki pengalaman khusus IT sebelumnya. Kursus IT support online ini diluncurkan secara global dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Para peserta diharapkan bisa merampungkan seluruh 64 jam belajar dalam delapan hingga 12 bulan dengan biaya 49 dollar AS (Rp 653.307) per bulan untuk biaya berlangganan Coursera. Secara keseluruhan, biaya kursus mencapai 392 dollar AS (sekitar Rp 5,2 juta) hingga 588 dollar AS ( sekitar Rp7,8 juta) tergantung berapa lama kursus diambil.

Baca juga : Google Buka Kursus Online Bikin Aplikasi Android

Google juga memberikan subsidi dengan menawarkan bantuan finasial untuk 10.000 orang.
Sayangnya, meskipun diluncurkan secara global, bantuan finasial ini hanya berlaku di AS karena mitra amal yang digandeng Google berasal dari AS, seperti Goodwill, Per Scholar, Year Up, Student Veterans of America, dan Upwardly Global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Coursera sendiri baru saja merombak perusahaan dan baru saja mendapat suntikan dana yang besar. Dengan meluncurkan program ini bersama Google, Coursera ingin menekankan bahwa startup tersebut masih 'berlayar' dengan 30 juta pengguna dan 2.500 materi kursus.

"Saya yakin masa depan pekerjaan dan masa depan pendidikan akan berkonvergensi. Saya pikir wajar melihat pekerjaan yang mungkin diinginkan orang ketika mereka menyelesaikan kursus", ujar CEO Coursera, Joe Maggioncalda seperti dihimpun KompasTekno dari Tech Crunch, Kamis (18/1/2018).

Baca juga : Google Rekrut Pegawai Khusus untuk Cari Sepeda Hilang

Sementara bagi Google, program ini adalah upaya lebih besar yang telah dilakukan Google hingga saat ini untuk program Grow with Google. Program yang diluncurkan Oktober 2017 lalu menawarkan pelatihan dan beasiswa untuk membantu mengasah kemampuan di bidang teknologi dan entrepreneurship.

Sebelum program ini, Google dan Coursera telah membuka beberapa kursus, khususnya untuk sertifikasi arsitek dan pengembang Google Cloud bagi perusahaan yang menerapkan layanan dan ingin melatih pegawainya untuk menggunakan cloud.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.