WhatsApp Bakal Punya Fitur Anti-Hoaks Berantai?

Kompas.com - 18/01/2018, 14:23 WIB
Ilustrasi WhatsApp. IstIlustrasi WhatsApp.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

KOMPAS.com - Sering menerima pesan berantai yang kebenarannya diragukan lewat aplikasi instant messaging WhatsApp? Pesan spam macam itu bisa menyebalkan, apalagi kalau isinya ternyata hoaks alias informasi palsu.

Untuk membatasi peredaran pesan berantai seperti ini, WhatsApp kabarnya sedang menguji sebuah fitur baru. Bentuknya berupa peringatan untuk memberitahukan pengguna apabila sebuah pesan sudah "diteruskan berkali-kali".

Peringatan akan ditampilkan untuk pengirim dan penerima pesan yang bersangkutan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Next Web, Kamis (18/1/2018).

WhatsApp tidak memberi label soal benar atau tidaknya informasi yang dikandung dalam pesan, atau memblokir penyebarannya.

Bocoran gambar fitur peringatan spam yang kabarnya sedang diuji oleh WhatsApp.wabetainfo.com Bocoran gambar fitur peringatan spam yang kabarnya sedang diuji oleh WhatsApp.

Namun, dengan memberitahukan soal siftatnya yang berantai, paling tidak pengguna bisa berjaga-jaga dan lebih teliti sebelum meneruskannya ke orang lain.

Tak diketahui seberapa luas skala pengujian yang dilakukan WhatsApp terhadap fitur peringatan pesan spam ini. Belum jelas pula apakah fitur tersebut nantinya akan benar-benar diterapkan di aplikasi WhatsApp atau tidak.

Pesan berantai sebenarnya adalah masalah yang telah lama ada. Dulu bentuknya berupa surat, lalu berubah menjadi teks digital di era modern. Belakangan, penyebaran spam yang kerap mengandung hoaks makin merajalela seiring dengan maraknya penggunaan media sosial dan aplikasi pesan instan.

Baca juga : Fitur-fitur Baru WhatsApp yang Hadir pada 2017



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X