GPU Rp 5 Jutaan Kini Dijual Rp 11 Juta Gara-gara Bitcoin

Kompas.com - 25/01/2018, 10:33 WIB
GPU/kartu grafis Nvidia GTX 1080 Ti. IstGPU/kartu grafis Nvidia GTX 1080 Ti.
|
EditorReska K. Nistanto

Proses penambangan cryptocurrency seperti bitcoin adalah tugas yang berulang, dalam hal ini Arithmatic Logical Unit (ALU) dalam GPU bertugas melakukan operasi penghitungan aritmatika dan logika secara terus menerus. Hanya ada sedikit variasi untuk mengubah satu nomor yang disebut dengan "nonce".

Penambangan bitcoin dan cryptocurrency lain tidak perlu eksekutor pembuat keputusan. Semakin banyaknya penambang virtual menyebabkan komputasi dalam penambangan semakin rumit. Alhasil mempengaruhi pendapatan bitcoin.

Baca juga: Kisah Bitcoin Senilai Rp 1 Triliun yang Terbuang ke Tempat Sampah

Semakin canggih GPU, semakin cepat pula proses penambangan. Sebab itulah GPU high-end lebih banyak diburu penambang virtual.

Mengatasi kelangkaan GPU, Nvidia menganjurkan para retailer untuk membatasi penjualan GPU sebanyak dua unit untuk tiap pembelian. Nvidia mengklaim lebih memprioritaskan para gamer dibanding para penambang.

Butuh waktu untuk membuktikan keefektifan saran Nvidia ini, mengingat beberapa produk sudah sulit ditemukan. Adapun yang tersedia, harganya cukup menyiksa karena dijual lewat pihak ketiga.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Tech Spot
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X