Kompas.com - 01/02/2018, 17:28 WIB
Messenger Kids FacebookMessenger Kids
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Masalah ketergantungan gadget dan media sosial pada anak masih menjadi perhatian khusus di Silicon Valley. Sekumpulan organisasi yang mengampanyekan Comercial-Free Childhood di Amerika Serikat (AS) turut menyoroti isu ini.

Melalui surat terbuka tertanggal 30 Januari 2018, mereka meminta Facebook untuk menutup platform Messenger Kids. Efek negatif terhadap pengembangan mental dan kesehatan anak menjadi alasan utama tuntutan ini.

Dalam isi surat yang dialamatkan untuk pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, kelompok tersebut mengklaim jika Messenger Kids akan merusak perkembangan kesehatan mental anak-anak.

Anak-anak, dikatakan dalam surat, dianggap belum dewasa untuk memahami arti privasi.
Mereka juga dianggap belum bijak memilah mana yang pantas dan tidak untuk dibagikan ke publik secara online.

Kelompok tersebut menilai, bahkan orang dewasa sendiri masih kesulitan mengatasi kesalahpahaman dan konflik di ekosistem online, apalagi anak-anak. Sebab itulah mereka merasa anak-anak seharusnya belum boleh memiliki akun media sosial.

Baca juga: Bos Apple Larang Keponakan Main Facebook

Messenger Kids dianggap meningkatkan ketergantungan anak-anak terhadap smartphone. Dari data yang dijabarkan, anak-anak pada usia remaja dilaporkan mengalami kesulitan untuk mengontrol penggunaan media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebanyak 78 persen dari mereka mengecek ponsel minimal setiap satu jam. Sementara 50 persen lainnya merasa memiliki ketergantungan kepada ponsel mereka.

"Mendorong anak-anak untuk berteman secara online akan mengganggu dan mengubah interaksi tatap muka serta bermain yang sangat penting untuk membangun keterampilan perkembangan yang sehat", begitu kutipan surat terbuka untuk Zuckerberg.

Ketergantungan media sosial dianggap mendestruksi kemampuan membaca emosi manusia, menghambat kebahagiaan, dan keterlibatan fisik di dunia nyata. Anak-anak perempuan umur 10-12 tahun juga memiliki kecenderungan terobsesi dengan bentuk tubuh ideal, yang memicu mereka untuk melakukan diet usia dini.

Baca juga: Spanyol Izinkan Orangtua Baca Isi WhatsApp Anak

Ditolak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.